Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Nihil Pendaftar, Seleksi Dewas Pudam Tirta Katong Ponorogo Buntu

Sugeng Dwi N. • Kamis, 4 Juni 2026 | 06:00 WIB
BELUM TERISI: Proses rekrutmen Dewan Pengawas Pudam Tirta Katong Ponorogo terancam gagal setelah tiga kali masa pendaftaran berakhir tanpa peminat. SUGENG DWI N/JAWA POS RADAR PNOROGO
BELUM TERISI: Proses rekrutmen Dewan Pengawas Pudam Tirta Katong Ponorogo terancam gagal setelah tiga kali masa pendaftaran berakhir tanpa peminat. SUGENG DWI N/JAWA POS RADAR PONOROGO

Jawa Pos Radar Ponorogo – Proses seleksi calon Dewan Pengawas (Dewas) Pudam Tirta Katong Ponorogo berada di ujung tanduk.

Setelah tiga kali masa pendaftaran dibuka dan diperpanjang, panitia seleksi tetap tidak mendapatkan jumlah peserta minimal untuk melanjutkan tahapan seleksi.

Hingga penutupan masa perpanjangan kedua pada Rabu (3/6) pukul 15.00, tidak ada tambahan pendaftar yang masuk.

Kondisi itu membuat proses seleksi belum bisa dilanjutkan karena syarat minimal tiga peserta tidak terpenuhi.

“Karena setelah penutupan tidak ada yang mendaftar atau jumlahnya kurang dari tiga orang, tentu seleksi tidak bisa dilanjutkan. Nanti akan kami rapatkan bersama pansel,” ujar Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Ponorogo Harjono.

Menurut Harjono, panitia seleksi akan segera berkoordinasi dengan Bagian Perekonomian Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) guna menentukan langkah berikutnya.

Hasil koordinasi tersebut nantinya akan dilaporkan kepada Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita sebagai dasar pengambilan keputusan terkait kelanjutan proses rekrutmen.

“Apakah nantinya pendaftaran dibuka kembali atau ada kebijakan lain, itu menunggu hasil koordinasi,” jelasnya.

Sejatinya, pansel telah memberikan waktu cukup panjang bagi calon peserta untuk mengikuti seleksi.

Tahap pertama dibuka pada 5–13 Mei, kemudian diperpanjang pada 18–22 Mei, dan kembali diperpanjang hingga 3 Juni.

Namun hingga batas akhir, minat pejabat yang memenuhi syarat untuk mengikuti seleksi tetap rendah.

Harjono menduga kondisi organisasi perangkat daerah (OPD) saat ini turut memengaruhi minimnya minat mengikuti seleksi.

Banyak jabatan eselon II yang kosong maupun akan ditinggalkan pejabat yang memasuki masa pensiun dalam beberapa tahun ke depan.

“Di sisi lain, kondisi OPD saat ini banyak posisi eselon II yang kosong maupun pejabat pensiun dalam 2-3 tahun mendatang. Ini mungkin jadi pertimbangan juga,” terangnya.

Padahal, menurut dia, terdapat sejumlah pejabat yang secara administratif memenuhi syarat dan dinilai memiliki kapasitas untuk mengikuti seleksi Dewas Pudam Tirta Katong.

Beberapa nama yang dinilai berpotensi antara lain Kalaksa BPBD Masun, Kepala DPMD Toni Sumarsono, Kepala Dinkes Dyah Ayu Puspitaningarti, hingga Kepala Disperdakum Ringga Dwi Heri Irawan.

“Potensinya sebenarnya ada, tetapi kami tidak tahu pertimbangan mereka sehingga tidak mendaftar,” pungkasnya. (gen/kid)

Editor : Hengky Ristanto
#Pudam Tirta Katong #seleksi dewas #dewas Pudam #Pemkab Ponorogo #ponorogo