Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Grebeg Suro 2026 Hadir Lebih Meriah, Ponorogo Tampilkan Budaya Kelas Dunia

Sugeng Dwi N. • Minggu, 7 Juni 2026 | 20:00 WIB
Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita membuka Grebeg Suro 2026 di Alun-Alun Ponorogo. DISKOMINFO PONOROGO
Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita membuka Grebeg Suro 2026 di Alun-Alun Ponorogo. DISKOMINFO PONOROGO

Jawa Pos Radar Ponorogo – Gemuruh kendang, sorak ribuan penonton, dan pesta kembang api menandai pembukaan Grebeg Suro 2026 di Alun-Alun Ponorogo, Sabtu malam (6/6).

Perayaan budaya terbesar di Bumi Reog itu resmi dimulai dengan mengusung tema Reogvolution.

Ribuan warga tumplek blek memenuhi kawasan alun-alun untuk menyaksikan pembukaan Festival Nasional Reog Ponorogo (FNRP) XXXI dan Festival Reog Remaja (FRR) XXII yang menjadi agenda utama dalam rangkaian Grebeg Suro tahun ini.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Ponorogo Lisdyarita mengatakan, pemerintah daerah menyiapkan 28 agenda budaya dan tradisi yang akan berlangsung selama sebulan penuh untuk menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah.

Menurut perempuan yang akrab disapa Bunda Rita itu, Grebeg Suro bukan sekadar pesta rakyat tahunan.

Tradisi tersebut menjadi ruang untuk merawat identitas budaya sekaligus memperkuat nilai spiritual masyarakat Ponorogo.

“Grebeg Suro menjadi momentum penting untuk merawat tradisi, memperkuat nilai spiritual, sekaligus mengenalkan kebudayaan Ponorogo ke panggung dunia,” katanya.

Berbagai agenda budaya yang disiapkan meliputi Bedhol Pusaka, Kirab Pusaka, Festival Reog Remaja, Festival Nasional Reog Ponorogo, tirakatan, hingga Larung Risalah Doa di Telaga Ngebel.

Menurut Bunda Rita, seluruh rangkaian kegiatan tersebut mengandung nilai sejarah, filosofi, dan kearifan lokal yang telah diwariskan turun-temurun oleh masyarakat Ponorogo.

Ia juga menegaskan bahwa status Ponorogo sebagai bagian dari UNESCO Creative Cities Network (UCCN) serta pengakuan Reog Ponorogo sebagai Warisan Budaya Takbenda Dunia menjadi tanggung jawab besar yang harus dijaga bersama.

“Grebeg Suro ini menjadi ruang refleksi sekaligus doa untuk masa depan Ponorogo yang lebih baik,” harapnya.

Perhelatan Grebeg Suro tahun ini tidak hanya menarik perhatian masyarakat lokal, tetapi juga wisatawan mancanegara yang sengaja datang untuk menyaksikan langsung pertunjukan budaya khas Ponorogo.

Salah satunya Adam, wisatawan asal New York, Amerika Serikat.

Dia mengaku terkesan dengan energi dan karakter pertunjukan Reog Ponorogo yang menurutnya berbeda dengan kesenian tradisional Jawa yang pernah ia saksikan sebelumnya.

“Biasanya saya melihat tarian Jawa gerakannya lembut. Tapi Reog Ponorogo sangat energik dan kuat,” katanya. (gen/kid)

Editor : Hengky Ristanto
#Grebeg Suro 2026 #Reog Ponorogo #Festival Reog Nasional #ponorogo #wisata budaya