Jawa Pos Radar Ponorogo – Kecelakaan adu banteng terjadi di Jalan Raya Ponorogo-Pacitan (Poci), tepatnya di wilayah Desa Madusari, Kecamatan Siman, Rabu sore (17/6).
Sebuah Honda Brio diduga kehilangan kendali dan masuk ke jalur berlawanan hingga bertabrakan dengan bus Harapan Jaya yang membawa 17 penumpang.
Benturan keras membuat para penumpang bus tersentak dari tempat duduk mereka. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
Salah seorang penumpang bus, Ahmad Renaldi, mengaku menyaksikan langsung detik-detik kecelakaan dari bangku paling depan di dekat pengemudi.
Menurut dia, Honda Brio bernopol B 1593 PFY melaju dari arah utara menuju selatan.
Sesampainya di sekitar perbatasan Desa Madusari sebelum simpang Dengok, mobil tersebut tiba-tiba mengambil jalur kanan hingga masuk ke lajur berlawanan.
“Saya persis duduk bangku paling depan, lihat mobil itu kok di kanan. Sopir bus langsung ngerem tapi mobilnya tetap ambil kanan,” ujarnya.
Anggota Unit Gakkum Satlantas Polres Ponorogo Aipda Arif menjelaskan, bus Harapan Jaya bernopol AG 7129 UT yang dikemudikan Harianto saat itu membawa 17 penumpang dan dua kru.
Bus melaju dari arah utara menuju selatan dan hendak masuk terminal setelah perjalanan dari Tulungagung.
Saat melihat kendaraan dari arah berlawanan masuk ke lajurnya, sopir bus berupaya menghindar dengan mengerem.
Namun jarak yang sudah terlalu dekat membuat tabrakan tidak dapat dihindari.
“Kendaraan bus dari arah utara ke selatan, mau ke terminal dari Tulungagung,” kata Arif.
Akibat kecelakaan tersebut, pengemudi Honda Brio, Unan Dhika Dewi, 33, warga Desa Sragi, Kecamatan Sukorejo, mengalami luka ringan dan harus mendapatkan perawatan di Instalasi Gawat Darurat RSUD dr Harjono Ponorogo.
Sementara itu, seluruh penumpang bus selamat meski sempat mengalami syok akibat benturan keras.
Kerusakan terparah dialami Honda Brio yang ringsek di bagian depan.
Sedangkan bus Harapan Jaya hanya mengalami kerusakan ringan berupa lecet pada bagian depan kendaraan.
“Bagian depan Honda Brio rusak berat, sementara bus hanya lecet di bagian depan,” tambah Arif.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, polisi menduga kecelakaan dipicu faktor kelelahan atau mengantuk saat pengemudi Honda Brio berusaha menyalip kendaraan lain.
Akibat kondisi tersebut, pengemudi diduga tidak menyadari adanya bus yang melaju dari arah berlawanan hingga akhirnya terjadi tabrakan frontal.
Saat ini kedua kendaraan telah diamankan di Mapolres Ponorogo untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Adapun para penumpang bus dipindahkan ke armada lain untuk melanjutkan perjalanan.
“Kalau memang lelah, kami harapkan istirahat sejenak, tidak memaksakan mengemudi,” pesan Arif. (gen/kid)
Editor : Hengky Ristanto