Jawa Pos Radar Madiun - Kendati sekolah berbasis pendidikan agama, MAN 1 Ponorogo turut andil memperkuat pendidikan vokasi. Hal itu dilakukan untuk bekal siswa menjawab tuntutan dunia kerja dan kewirausahaan.
Komitmen tersebut mengantarkan madrasah ini meraih Radar Madiun Education Awards 2026 kategori Vocational Excellence.
Kepala MAN 1 Ponorogo Nuurun Nahdiyyah mengatakan, penguatan keterampilan dilakukan untuk melengkapi kompetensi akademik siswa. Karena itu, madrasah menghadirkan berbagai program vokasi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja saat ini.
‘’Life skill harus dikuatkan untuk menyempurnakan sisi akademik sehingga siswa memiliki bekal yang kuat di masa depan,’’ kata Nuurun.
Salah satu program unggulan adalah kerja sama dengan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya melalui Program Pendidikan Terapan Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (Prodistik).
Melalui program tersebut, siswa mendapatkan pelatihan, tugas akhir, hingga sertifikat keahlian yang menjadi nilai tambah saat memasuki dunia kerja.
Selain itu, MAN 1 Ponorogo juga mengembangkan berbagai keterampilan seperti animasi, desain grafis, multimedia, rekayasa perangkat lunak, tata boga, dan tata busana.
Seluruh program didukung fasilitas memadai serta tenaga pengajar kompeten.
Sebagai penguatan pengalaman kerja, seluruh siswa kelas XI mengikuti praktik kerja lapangan (PKL) selama satu bulan di berbagai instansi dan perusahaan mitra.
Saat ini madrasah telah menjalin kerja sama dengan sekitar 40 dunia usaha dan dunia industri (DUDI).
Keberhasilan program tersebut turut ditopang prestasi siswa yang meraih puluhan penghargaan tingkat kabupaten hingga nasional pada bidang akademik, riset, seni, dan olahraga sepanjang tahun pelajaran 2025/2026.
‘’Tujuan kami bukan sekadar menyiapkan anak untuk bekerja, tetapi juga menciptakan lapangan kerja dan menjadi pribadi yang mandiri’’ ungkapnya. (osi/kid/*)
Editor : Tim Content Writer Radar Madiun