Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Dua Warung di Ponorogo Dibobol Maling dalam 3 Hari, Tabung Gas hingga CCTV Raib

Sugeng Dwi N. • Kamis, 9 Juli 2026 | 08:30 WIB
DIBOBOL: Uci Rahmawati menunjukkan lokasi kamera CCTV yang dicuri pelaku setelah warung seblaknya di Kelurahan Kertosari, Kecamatan Babadan, dibobol maling. SUGENG DWI N/RADAR PONOROGO
DIBOBOL: Uci Rahmawati menunjukkan lokasi kamera CCTV yang dicuri pelaku setelah warung seblaknya di Kelurahan Kertosari, Kecamatan Babadan, dibobol maling. SUGENG DWI N/RADAR PONOROGO

Jawa Pos Radar Ponorogo – Aksi pencurian kembali meresahkan pedagang kecil di Kabupaten Ponorogo.

Dalam kurun tiga hari, dua warung menjadi sasaran pembobolan dengan total kerugian mencapai jutaan rupiah.

Salah satu korbannya adalah Uci Rahmawati, pemilik warung seblak di Kelurahan Kertosari, Kecamatan Babadan.

Ia baru mengetahui warungnya dibobol saat hendak membuka usaha pada Rabu (8/7) pagi.

Pelaku diduga masuk dengan merusak dinding kontainer di bagian belakang warung.

Dari aksi tersebut, lima tabung LPG 3 kilogram, dua unit kamera CCTV, satu telepon seluler operasional warung, serta uang tunai sekitar Rp 200 ribu raib digondol pelaku.

Kerugian akibat pencurian itu ditaksir mencapai Rp 4 juta.

"Begitu sampai warung saya tidak curiga karena gembok masih utuh. Ternyata pelaku masuk dari belakang dengan merusak dinding kontainer. Kemungkinan malam hari, karena setiap hari saya jualan," ujarnya, Kamis (9/7).

Kasus serupa juga menimpa Jumiati, pemilik warung kopi di Jalan Sekar Putih, Kelurahan Tonatan, Kecamatan Ponorogo.

Dalam dua hari berturut-turut, warungnya menjadi sasaran pencurian.

Pada Senin (6/7), pelaku membawa kabur kotak amal berisi uang puluhan ribu rupiah.

Kotak amal berbahan kaca itu kemudian ditemukan dibuang di belakang warung.

Sehari kemudian, pelaku kembali beraksi dengan membobol dinding gedek warung.

Uang yang tersimpan di dalam laci serta satu tabung LPG 3 kilogram turut digasak.

"Sejak buka warung sudah lima kali kemasukan maling. Yang diambil biasanya uang dan tabung gas," kata Jumiati.

Dia menduga pelaku memiliki tubuh kecil karena lubang yang dibuat pada dinding warung cukup sempit.

Jumiati berencana melaporkan kejadian tersebut kepada polisi sekaligus meningkatkan sistem keamanan agar aksi serupa tidak kembali terjadi.

"Kemungkinan malam, karena saya bukanya sejak setelah subuh sampai siang hari," pungkasnya. (gen/kid)

Editor : Hengky Ristanto
#warung dibobol maling #tabung LPG dicuri #pencurian #ponorogo