Jawa Pos Radar Ponorogo – Libur sekolah membawa berkah bagi sektor pariwisata di Kabupaten Ponorogo.
Jumlah wisatawan yang berkunjung ke Telaga Ngebel melonjak signifikan, didominasi tidak hanya wisatawan lokal, tetapi juga pelancong dari berbagai daerah di Jawa Timur.
Kepala Bidang Destinasi Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora) Ponorogo Dwi Santoso mengatakan, selama periode libur sekolah pada 20 Juni hingga 6 Juli, sebanyak 24.106 tiket masuk terjual dengan total pendapatan mencapai Rp 361 juta.
Jumlah tersebut meningkat sekitar 46 persen dibandingkan periode 1–17 Juni yang mencatat penjualan 14.984 tiket dengan pendapatan sekitar Rp 224 juta.
"Dibanding 1–17 Mei, total ada 18 ribu tiket masuk, jadi memang ada peningkatan signifikan," ujarnya, Kamis (9/7).
Menurut Dwi, lonjakan kunjungan mulai terlihat sejak awal libur sekolah.
Selain wisatawan asal Ponorogo, Telaga Ngebel juga ramai dikunjungi rombongan wisata dari berbagai kabupaten di Jawa Timur.
"Sekarang mulai banyak rombongan dari Bojonegoro, Tuban, Nganjuk, hingga Jombang yang datang menggunakan elf, minibus bahkan bus besar," katanya.
Meningkatnya jumlah wisatawan membuat pengelola memperpanjang jam operasional loket.
Pada hari biasa, pelayanan yang semula berakhir pukul 19.00 WIB kini diperpanjang hingga pukul 21.00 WIB pada Jumat hingga Minggu.
Petugas juga mulai bersiaga sebelum pukul 06.00 WIB karena banyak pengunjung datang lebih pagi untuk berolahraga di kawasan Telaga Ngebel.
"Kami perkirakan jumlah pengunjung masih akan terus bertambah hingga penghujung libur sekolah, akhir pekan ini," pungkasnya. (gen/kid)
Editor : Hengky Ristanto