DPRD Ponorogo Desak Percepatan Perbaikan Jalan, Proyek Molor 2025 Jangan Terulang

Sugeng Dwi N. • Dipublikasikan Kamis, 23 Juli 2026 | 20:20 WIB
TUNGGU PERBAIKAN: Sejumlah ruas jalan rusak di Kabupaten Ponorogo masih menanti perbaikan. SUGENG DWI N/RADAR PONOROGO
TUNGGU PERBAIKAN: Sejumlah ruas jalan rusak di Kabupaten Ponorogo masih menanti perbaikan. SUGENG DWI N/RADAR PONOROGO

Jawa Pos Radar Madiun – DPRD Ponorogo meminta pemerintah daerah mempercepat pelaksanaan proyek perbaikan jalan agar tidak kembali mengalami keterlambatan seperti tahun sebelumnya.

Meski sejumlah paket pekerjaan mulai memasuki tahap lelang, kalangan legislatif menegaskan proyek infrastruktur harus berjalan sesuai jadwal dan tidak dikerjakan terburu-buru menjelang akhir tahun.

Ketua DPRD Ponorogo Dwi Agus Prayitno mengatakan, lambannya pelaksanaan proyek harus menjadi bahan evaluasi bagi organisasi perangkat daerah (OPD) teknis.

Menurutnya, OPD memiliki tanggung jawab memastikan seluruh pekerjaan fisik dapat direalisasikan sesuai perencanaan.

"Kami belajar dari pelaksanaan tahun 2025. Ke depan pelaksanaan harus lebih baik dan sesuai dengan perencanaan," tegas Dwi Agus Prayitno yang akrab disapa Kang Wi.

Ia juga meminta Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Ponorogo Lisdyarita mendorong percepatan pembangunan infrastruktur agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat.

Menurut Kang Wi, salah satu kendala yang sempat menghambat proses lelang adalah fluktuasi harga material, terutama aspal.

Kondisi tersebut memengaruhi penyusunan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) sehingga membutuhkan penyesuaian sebelum paket pekerjaan dapat dilelang.

Meski demikian, DPRD menilai kondisi tersebut tidak boleh menjadi alasan untuk menunda pelaksanaan proyek.

Legislatif mengingatkan agar tidak terjadi pekerjaan yang dikebut menjelang akhir tahun sehingga berpotensi memengaruhi kualitas hasil pembangunan.

"Kemarin sudah kami koordinasikan. Harapannya tidak molor dan langkah percepatannya segera diambil," katanya.

Sebelumnya, Sekretaris Daerah (Sekda) Ponorogo Agus Sugiarto menyampaikan sejumlah paket pekerjaan jalan telah memasuki proses lelang.

Dengan waktu pelaksanaan yang masih tersisa sekitar lima bulan, ia optimistis proyek dapat diselesaikan sesuai target.

Menurut Agus, pekerjaan pengaspalan jalan relatif tidak membutuhkan waktu yang lama sehingga masih memungkinkan diselesaikan dalam tahun anggaran berjalan.

"Ini masih Juli. Agustus sampai September masih cukup untuk pekerjaan aspal karena durasi pengerjaannya tidak terlalu lama," ujarnya. (gen/kid)

Editor : Hengky Ristanto
DPRD Ponorogo jalan rusak ponorogo