Jawa Pos Radar Madiun – Cabang olahraga (cabor) Akuatik Ponorogo mulai mempersiapkan atlet untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027.
Salah satu langkah yang ditempuh adalah menggelar Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Renang 2026 sebagai ajang pembinaan sekaligus seleksi atlet muda.
Ketua Harian Akuatik Ponorogo Saiful Nur Hidayat mengatakan, Kejurkab Renang 2026 berlangsung di Kolam Renang Tirto Menggolo dan diikuti atlet dari kelompok umur (KU) 1 hingga KU 5.
Pembinaan difokuskan pada atlet KU 1 dan KU 2 yang diproyeksikan memperkuat kontingen Ponorogo pada Porprov X Jawa Timur 2027 di Surabaya.
"Kompetisi menjadi bagian penting dari proses pembinaan. Semakin sering atlet bertanding, semakin matang kemampuan teknik maupun mental mereka," ujarnya, Sabtu (25/7).
Saiful optimistis cabang renang mampu menjadi penyumbang medali bagi Ponorogo pada ajang Porprov mendatang.
Optimisme tersebut didukung hasil Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Jawa Timur dan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), di mana atlet renang Ponorogo berhasil meraih medali perunggu.
Menurutnya, untuk meningkatkan prestasi, Akuatik Ponorogo akan menggelar kejuaraan secara rutin sebanyak tiga hingga empat kali dalam setahun agar jam terbang atlet terus bertambah.
"Kami ingin renang tidak hanya ikut meramaikan Porprov, tapi penyumbang medali. Karena itu kejuaraan kami gelar rutin tiga sampai empat kali dalam setahun," katanya.
Perwakilan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Ponorogo, Suwanto, menilai pembinaan atlet tidak cukup hanya mengandalkan latihan.
Kompetisi rutin diperlukan sebagai sarana mengukur perkembangan kemampuan sekaligus mengevaluasi program latihan.
"Persaingan di Jawa Timur semakin berat. Anak-anak harus terbiasa bertanding agar mentalnya terbentuk. Target kami pada Porprov nanti tentu meningkat, dari perunggu menjadi emas," tegasnya. (gen/kid)
Editor : Hengky Ristanto