Seleksi Ketat Paskibraka Ponorogo 2026, 72 Siswa Digembleng Jelang HUT ke-81 RI

Sugeng Dwi N. • Dipublikasikan Minggu, 26 Juli 2026 | 22:00 WIB
TEMPA DISIPLIN: Calon anggota Paskibraka Kabupaten Ponorogo mengikuti pemusatan latihan di kawasan Pendapa Pemkab Ponorogo. SUGENG DWI N/RADAR PONOROGO
TEMPA DISIPLIN: Calon anggota Paskibraka Kabupaten Ponorogo mengikuti pemusatan latihan di kawasan Pendapa Pemkab Ponorogo. SUGENG DWI N/RADAR PONOROGO

Jawa Pos Radar Madiun – Sebanyak 72 calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Ponorogo mulai menjalani pemusatan latihan sebagai persiapan upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia.

Meski masa latihan lebih singkat dibanding tahun lalu, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Ponorogo optimistis kualitas pengibaran bendera tetap terjaga.

Kepala Bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan, Ketahanan Ekonomi, Sosial, Budaya, dan Agama Bakesbangpol Ponorogo Bambang Hermawan mengatakan, para peserta merupakan hasil seleksi ketat yang diikuti 328 pendaftar dari 16 SMA, SMK, dan MA di Ponorogo.

Dari jumlah tersebut, hanya 72 siswa yang dinyatakan lolos mengikuti pemusatan latihan, sementara dua peserta terbaik dipercaya mewakili Ponorogo pada Paskibraka tingkat Jawa Timur.

"Seleksi dilakukan 15 Maret lalu, berdasarkan kualitas, bukan pemerataan. Tahun ini tidak ada peserta dari pondok pesantren yang lolos," ujarnya, Minggu (26/7).

Bambang menjelaskan, proses seleksi sempat menghadapi kendala karena jumlah peserta putri yang memenuhi persyaratan tinggi badan sangat terbatas.

Sesuai ketentuan nasional, tinggi badan minimal peserta putri adalah 165 sentimeter, sedangkan peserta putra 170 sentimeter.

Namun, Ponorogo akhirnya memperoleh diskresi sehingga batas minimal tinggi badan peserta putri diturunkan menjadi 163 sentimeter.

"Tahun ini kami memilih yang benar-benar memenuhi kriteria terbaik," katanya.

Pemusatan latihan telah dimulai sejak 20 Juli.

Karena durasi latihan dipangkas sekitar 12 hari dibandingkan tahun sebelumnya, tim pelatih melakukan penyesuaian terhadap formasi upacara.

Meski demikian, menurut Bambang, fokus utama tetap pada keberhasilan pengibaran dan penurunan bendera, bukan pada atraksi formasi.

Gladi bersih dijadwalkan berlangsung pada 15 Agustus, sedangkan seluruh anggota Paskibraka akan menjalani masa istirahat penuh sehari sebelum bertugas pada upacara HUT ke-81 RI di Alun-Alun Ponorogo, 17 Agustus.

"Semakin lama latihan tentu semakin baik. Tapi yang terpenting pengibaran dan penurunan bendera berjalan sempurna karena itu penentu suksesnya upacara," tegasnya. (gen/kid)

Editor : Hengky Ristanto
kabupaten ponorogo paskibraka hut ri Bakesbangpol Ponorogo