Upwelling Telaga Ngebel Ponorogo, Ikan Mabuk hingga Mati, Petani Panen Dini

Sugeng Dwi N. • Dipublikasikan Senin, 27 Juli 2026 | 19:30 WIB
ANTISIPASI KERUGIAN: Petani keramba di Telaga Ngebel memanen ikan lebih awal menyusul fenomena upwelling yang mengangkat endapan belerang ke permukaan. SUGENG DWI N/RADAR PONOROGO
ANTISIPASI KERUGIAN: Petani keramba di Telaga Ngebel memanen ikan lebih awal menyusul fenomena upwelling yang mengangkat endapan belerang ke permukaan. SUGENG DWI N/RADAR PONOROGO

Jawa Pos Radar Madiun – Fenomena upwelling kembali terjadi di Telaga Ngebel, Kabupaten Ponorogo.

Naiknya endapan dasar telaga yang mengandung belerang dan gas-gas terlarut menyebabkan kadar oksigen di air menurun sehingga memicu kematian ikan endemik maupun ikan budidaya di keramba.

Dalam beberapa hari terakhir, pemandangan ikan mengapung di permukaan telaga kembali terlihat.

Fenomena musiman tersebut hampir selalu terjadi saat suhu air turun drastis disertai embusan angin.

Petani keramba Langgeng mengatakan, ikan yang terdampak tampak megap-megap seperti kekurangan oksigen.

Bahkan, sebagian ikan terlihat lemas hingga terdampar di tepi telaga.

"Kalau ikan keramba sementara masih aman. Yang banyak terdampak justru ikan ngongok (Hampala, Red). Mereka seperti mabuk, berenang di permukaan dan mudah ditangkap," ujarnya, Senin (27/7).

Menurut Langgeng, upwelling terjadi ketika suhu air Telaga Ngebel turun hingga sekitar 18 derajat Celsius.

Kondisi tersebut mengangkat endapan dasar telaga yang mengandung belerang dan berbagai gas terlarut ke permukaan sehingga kualitas air menurun dan kadar oksigen berkurang.

"Hampir setiap tahun seperti ini," katanya.

Para petani keramba umumnya sudah mengenali tanda-tanda kemunculan fenomena tersebut sekitar sepekan sebelumnya.

Untuk mengurangi kerugian, mereka memilih memanen ikan lebih awal meski ukurannya belum memenuhi standar panen.

Selain mempercepat panen, sebagian petani juga mengoperasikan mesin diesel untuk menyemprotkan air ke permukaan keramba.

Cara tersebut dilakukan agar endapan yang mengambang keluar dari jaring sekaligus membantu menambah pasokan oksigen bagi ikan.

"Daripada mati semua, biasanya dijual lebih cepat walaupun harganya turun," ungkapnya. (gen/kid)

Editor : Hengky Ristanto
upwelling petani keramba Telaga Ngebel ponorogo