Jawa Pos Radar Madiun – Pemkab Ponorogo menyalurkan ratusan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada kelompok tani (poktan), Selasa (28/7).
Sebanyak 44 kelompok tani menerima 239 unit peralatan pertanian, terdiri atas alsintan bermesin dan alat pertanian nonmesin untuk meningkatkan produktivitas sektor pertanian.
Bantuan tersebut meliputi 117 unit alsintan bermesin, terdiri atas tujuh traktor roda empat, 14 traktor roda dua, lima traktor rotary, 10 rotavator crawler, delapan cultivator, tiga rice transplanter, dua combine harvester, delapan tobacco slicer, dan 60 pompa air.
Selain itu, pemerintah juga menyalurkan 122 unit alat pertanian nonmesin, yakni 120 tray pembibitan dan dua hand sprayer.
Wakil Ketua DPRD Ponorogo Anik Suharto mengatakan, bantuan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tersebut harus dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mendukung kesejahteraan petani.
"Paling penting dijaga dan dipelihara. Kalau alat itu dirawat, manfaatnya bisa dirasakan petani dalam waktu lama," katanya.
Menurut Anik, keberadaan alsintan diharapkan mampu mempercepat proses budidaya, meningkatkan efisiensi kerja, sekaligus menekan biaya produksi.
Karena itu, setiap kelompok tani diminta memiliki komitmen merawat seluruh bantuan agar umur pakainya lebih panjang.
Ia juga mengingatkan agar alsintan tidak digunakan di luar wilayah Kabupaten Ponorogo.
Apabila kebutuhan kelompok tani penerima telah terpenuhi, peralatan tersebut dapat disewakan kepada kelompok tani lain di dalam daerah.
Hasil penyewaan diharapkan dapat menjadi sumber pendanaan untuk perawatan alat sekaligus menambah kesejahteraan anggota kelompok tani.
"Kalau alatnya terawat tentu maksimal digunakan dan mempermudah petani," jelasnya. (gen/kid)
Editor : Hengky Ristanto