Jembatan Plapar Ponorogo Diperbaiki, Pemprov Jatim Kucurkan Rp 5 Miliar

Sugeng Dwi N. • Dipublikasikan Rabu, 29 Juli 2026 | 18:10 WIB
PULIHKAN AKSES: Kondisi Jembatan Plapar di Desa Caluk, Kecamatan Slahung, yang rusak akibat banjir bandang awal 2026. DOK RADAR PONOROGO
PULIHKAN AKSES: Kondisi Jembatan Plapar di Desa Caluk, Kecamatan Slahung, yang rusak akibat banjir bandang awal 2026. DOK RADAR PONOROGO

Jawa Pos Radar Madiun – Pemprov Jatim mulai memperbaiki Jembatan Plapar di Desa Caluk, Kecamatan Slahung, yang rusak akibat diterjang banjir bandang awal 2026.

Sebagai jalur utama penghubung Ponorogo–Pacitan, perbaikan infrastruktur tersebut dikebut dengan dukungan anggaran Rp 5 miliar yang bersumber dari belanja tidak terduga (BTT).

Kepala Bidang Pemeliharaan DPU Bina Marga Jatim Agus Sutanto mengatakan, pekerjaan telah dimulai sekitar dua pekan terakhir. 

Penanganan difokuskan pada pengamanan oprit jembatan yang mulai ambles setelah talud penahan longsor tergerus aliran sungai.

"Kalau tidak segera ditangani, saat musim hujan oprit bisa turun lebih parah dan tanah warga di sekitar jembatan ikut runtuh," terangnya, Rabu (29/7).

Menurut Agus, kerusakan dipicu jebolnya cek dam milik Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo.

Hilangnya bangunan pengendali aliran menyebabkan arus sungai menggerus fondasi hingga talud jembatan mengalami kerusakan.

Selama proses perbaikan berlangsung, kendaraan dengan muatan di atas 10 ton dilarang melintasi jembatan tersebut.

Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Ponorogo bersama Dinas Perhubungan (Dishub) mengalihkan arus truk bermuatan besar melalui jalur Wonogiri guna mengurangi beban pada struktur jembatan.

"Penanganan ditargetkan selesai pada akhir September mendatang," jelasnya.

Jembatan Plapar yang dibangun pada 2014 menjadi akses vital bagi distribusi barang dan mobilitas masyarakat antara Kabupaten Ponorogo dan Kabupaten Pacitan.

Karena itu, perbaikan diprioritaskan agar konektivitas antardaerah tetap terjaga, terutama menjelang puncak musim hujan.

"Kami kebut pekerjaan sebelum nanti musim penghujan lagi, sehingga kerusakan jembatan tidak semakin parah," tambahnya. (gen/kid)

Editor : Hengky Ristanto
Jembatan Plapar pacitan DPU Bina Marga Jatim ponorogo