Karhutla Ponorogo Meluas, Api dari Tatung Merembet ke Sukosari dan Masih Berkobar

Sugeng Dwi N. • Dipublikasikan Kamis, 30 Juli 2026 | 22:00 WIB
UPAYA PEMADAMAN: Petugas BPBD Ponorogo bersama warga berupaya memadamkan kebakaran hutan dan lahan yang meluas dari Desa Tatung ke kawasan Sukosari.
UPAYA PEMADAMAN: Petugas BPBD Ponorogo bersama warga berupaya memadamkan kebakaran hutan dan lahan yang meluas dari Desa Tatung ke kawasan Sukosari.

Jawa Pos Radar Madiun – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Ponorogo selatan terus meluas.

Kobaran api yang semula terjadi di kawasan hutan Desa Tatung, Kecamatan Balong, kini merembet hingga perbukitan Desa Sukosari, Kecamatan Kauman.

Hingga Kamis (30/7) malam, api masih terlihat membakar kawasan puncak bukit.

Kepala Pelaksana BPBD Ponorogo Masun mengatakan, kebakaran pertama kali terdeteksi pada Rabu (29/7) sekitar pukul 17.00 di kawasan hutan Desa Tatung.

Medan yang terjal dan lokasi kebakaran yang jauh dari permukiman membuat proses pemadaman tidak bisa dilakukan secara maksimal.

"Api berada di atas bukit sehingga akses pemadaman sangat terbatas. Saat ini fokus kami memastikan kobaran tidak mendekati permukiman penduduk," ujarnya.

Sehari berselang, titik api kembali muncul di kawasan hutan Desa Sukosari, Kecamatan Kauman.

BPBD menduga kebakaran tersebut merupakan rembetan dari karhutla di Desa Tatung.

Hingga kini, petugas belum dapat memastikan luas lahan yang terbakar karena lokasi berada di puncak perbukitan dan sulit dijangkau.

"Lokasinya berdekatan, tapi karena berada di puncak sulit diperkirakan kondisinya," jelas Masun. (gen/kid)

Editor : Hengky Ristanto
desa tatung karhutla BPBD Ponorogo Desa Sukosari