Jawa Pos Radar Madiun - Upaya meningkatkan kompetensi generasi muda di era digital terus dilakukan melalui berbagai program edukatif.
Salah satunya melalui AXIS School Fest 2026 yang digelar di SMAN 2 Ponorogo, Selasa (4/8), hasil kolaborasi AXIS dan Jawa Pos Radar Madiun.
Ini merupakan sekolah kedua dari rangkaian AXIS School Fest 2026 setelah edisi perdana dilangsungkan di SMAN 1 Ponorogo.
Sebanyak 387 siswa mengikuti pelatihan yang mengangkat materi public speaking, literasi digital, dan dasar-dasar jurnalistik.
Berbagai materi tersebut diberikan sebagai bekal bagi para pelajar dalam menghadapi tantangan dunia perkuliahan maupun dunia kerja.
Brand Community Leader XLSmart Area Karesidenan Madiun–Kediri, Dhafi Akbar Ramadhan Putra, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen XLSmart dalam mendukung peningkatan kualitas SDM.
Menurutnya, kemampuan berkomunikasi, memahami literasi digital, serta menguasai dasar-dasar jurnalistik menjadi kompetensi penting yang harus dimiliki generasi muda di tengah derasnya arus informasi digital.
"Tujuannya memberikan pelatihan jurnalistik, literasi digital, serta public speaking. Kemampuan ini akan sangat berguna bagi siswa karena memiliki dampak yang sangat besar," ujarnya.
Baca Juga: AXIS School Fest 2026 Meriahkan SMAN 1 Ponorogo, Ajak Siswa Kuasai Literasi Digital dan AI
Perkenalkan Identitas Baru XLSmart
Selain menghadirkan pelatihan, AXIS School Fest juga menjadi momentum bagi XLSmart untuk memperkenalkan identitas perusahaan hasil penggabungan XL Axiata dan Smartfren.
Saat ini, XLSmart menaungi tiga merek utama, yakni XL, AXIS, dan Smartfren. Khusus AXIS, layanan tetap difokuskan untuk segmen pelajar, mahasiswa, dan generasi muda.
Melalui tagline "Tercepat dan Terstabil", pelanggan AXIS dapat menikmati pengalaman internet terbaik berkat jaringan berkualitas serta berbagai pilihan paket internet, telepon, dan layanan digital lainnya.
Kepala SMAN 2 Ponorogo, Mursid, mengapresiasi kolaborasi AXIS dan Jawa Pos Radar Madiun dalam menghadirkan pelatihan tersebut.
Menurutnya, materi yang diberikan mampu memperluas wawasan siswa di luar pembelajaran di kelas sekaligus meningkatkan kemampuan berpikir kritis dalam menyikapi informasi di era digital.
"Pelatihan seperti ini menjadi fondasi sekaligus bekal yang sangat berharga bagi mereka, baik saat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi maupun ketika memasuki dunia kerja," tuturnya. (*)
Editor : Mizan Ahsani