Lelang Jabatan di Ponorogo, Plt Bupati Tegaskan Tak Ada Praktik Jual Beli Jabatan

Sugeng Dwi N. • Dipublikasikan Rabu, 5 Agustus 2026 | 11:30 WIB
Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita menegaskan seleksi terbuka enam jabatan pimpinan tinggi pratama berlangsung transparan tanpa praktik jual beli jabatan. Foto: Istimewa
Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita menegaskan seleksi terbuka enam jabatan pimpinan tinggi pratama berlangsung transparan tanpa praktik jual beli jabatan. Foto: Istimewa

Jawa Pos Radar Madiun – Proses seleksi terbuka (selter) enam JPTP di lingkungan Pemkab Ponorogo mendapat perhatian publik. 

Di tengah proses tersebut, Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita menegaskan tidak ada ruang bagi praktik percaloan maupun jual beli jabatan.

Penegasan itu disampaikan menyusul perhatian publik terhadap kasus dugaan jual beli jabatan yang sebelumnya menjerat sejumlah pejabat di Ponorogo.

Lisdyarita meminta seluruh aparatur sipil negara (ASN) tidak mudah percaya jika ada pihak yang mengaku dapat meloloskan peserta seleksi dengan imbalan uang.

"Kalau ada yang minta-minta uang atau mengatasnamakan saya, tidak ada. Tidak ada duit-duitan," tegas Lisdyarita, yang akrab disapa Bunda Rita, Rabu (5/8).

Menurutnya, Pemkab Ponorogo membutuhkan pejabat yang memiliki kompetensi, kreativitas, dan inovasi untuk mempercepat pembangunan daerah.

Penilaian dalam seleksi dilakukan berdasarkan kapasitas dan kemampuan peserta, bukan kedekatan maupun transaksi.

"Saya butuh kepala dinas yang punya kreativitas tinggi dan inovasi. Dengan begitu, ritme kerja pemerintah bisa sejalan dan pembangunan berjalan lebih cepat," ujarnya.

Lisdyarita menjelaskan, regulasi terbaru memberikan kesempatan kepada aparatur sipil negara yang memenuhi persyaratan dari seluruh kabupaten dan kota di Jawa Timur untuk mengikuti seleksi.

Dengan demikian, peserta dari luar Kabupaten Ponorogo juga dapat bersaing memperebutkan enam jabatan strategis yang sedang dibuka.

Adapun jabatan yang dilelang meliputi Kepala Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD), Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil), Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Kepala Dinas Perhubungan (Dishub), Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker), serta Direktur RSUD dr. Harjono Ponorogo.

Lisdyarita juga mengingatkan ASN yang akan mengikuti seleksi maupun mutasi agar fokus menunjukkan kinerja terbaik, bukan mencari jalan pintas melalui pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan.

"Juga buat teman-teman yang lain yang persiapan, kita kan ada mutasi, nah itu persiapan bekerjalah dengan baik. Jangan mikir kalau hari ini ada duit-duit, enggak ada. Hari ini yang penting kalian bekerja dengan baik dan buktikan itu ke masyarakat. Itu aja," pungkasnya. (gen/kid)

Editor : Hengky Ristanto
Pemkab Ponorogo lelang jabatan Seleksi JPTP Lisdyarita