Jawa Pos Radar Madiun – Semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia mulai terasa di berbagai lingkungan warga.
Salah satunya di Mayak, Kelurahan Tonatan, Ponorogo, yang menggelar lomba memasak nasi goreng dengan konsep penuh kreativitas.
Lomba yang digelar Minggu (9/8) itu tidak hanya mengadu cita rasa masakan.
Penampilan peserta dengan kostum unik juga menjadi bagian penilaian dalam kegiatan tersebut.
Sebanyak 40 peserta yang terbagi dalam 20 tim tampak beradu kreativitas mengolah nasi goreng porsi jumbo.
Mereka memasak menggunakan penggorengan besar dengan tantangan mengolah lima piring nasi dalam sekali proses memasak.
Beragam kostum dikenakan peserta untuk menambah semarak suasana.
Ada yang tampil mengenakan pakaian pejuang kemerdekaan, busana adat, hingga berdandan menyerupai tokoh komedi legendaris Charlie Chaplin.
Lurah Tonatan Agus Subagyo mengatakan, kegiatan tersebut digelar untuk mempererat kebersamaan warga dalam menyambut momentum kemerdekaan.
’’Ini untuk seru-seru saja. Yang penting masyarakat Mayak guyub rukun,’’ ujarnya.
Salah seorang peserta, Atin Nurcahyo, mengaku menikmati keseruan lomba tersebut.
Dia memilih mengenakan kostum lawasan agar tampil berbeda dibanding peserta lainnya.
Setelah waktu memasak selesai, setiap tim menyerahkan satu porsi nasi goreng kepada juri untuk dinilai.
Sementara sisa masakan kemudian dinikmati bersama warga dan penonton dengan alas daun pisang.
’’Seru banget. Soal juara tidak masalah, yang penting merayakan,’’ ungkap Atin. (gen/kid)
Editor : Hengky Ristanto