Jawa Pos Radar Madiun – Usia 530 tahun menjadi momentum Kabupaten Ponorogo untuk tancap gas mengejar pembangunan.
Pemkab mendorong pekerjaan yang masih tertunda segera dipercepat sembari memperkuat pelayanan kepada masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita saat memimpin upacara peringatan Hari Jadi ke-530 Ponorogo, Selasa (11/8).
Menurut Bunda Rita –sapaan Lisdyarita– perjalanan lebih dari lima abad menjadi sejarah panjang bagi Bumi Reog.
Namun, momentum hari jadi kini harus digunakan untuk menatap masa depan dan membawa Ponorogo menjadi daerah yang aman, tenteram, serta sejahtera.
‘’Intinya kita bangkit. Di 530 ini sejarah yang sangat panjang untuk Ponorogo. Jadi hari ini sudah jangan melihat ke belakang, kita melihatnya ke depan,’’ kata Bunda Rita.
Sejumlah pekerjaan rumah pun telah disiapkan. Salah satunya meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) sebagai salah satu penopang pembangunan dan pelayanan publik.
Selain memperkuat pendapatan daerah, Pemkab Ponorogo menaruh perhatian terhadap kedisiplinan aparatur sipil negara (ASN).
Para abdi negara diminta meningkatkan kinerja dan menjalankan tugas dengan mengedepankan kepentingan masyarakat. Terlebih, masih terdapat sejumlah pekerjaan yang perlu diselesaikan.
‘’Pekerjaan yang tertunda harus dipacu lebih cepat, pembangunan tidak boleh mandek,’’ tegasnya.
Infrastruktur menjadi salah satu sektor yang mendapat perhatian. Lisdyarita menyebut sejumlah rencana perbaikan jalan di Ponorogo telah memasuki proses lelang.
Proyek tersebut diharapkan dapat segera dilaksanakan sehingga kebutuhan masyarakat terhadap infrastruktur jalan yang memadai dapat ditangani.
Bunda Rita meminta masyarakat tidak khawatir mengenai rencana perbaikan tersebut.
Pemkab berkomitmen melanjutkan pembangunan sesuai tahapan yang berjalan.
Di sisi lain, percepatan pembangunan juga dibarengi penguatan komitmen pencegahan korupsi.
Sosialisasi telah dilakukan kepada sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) hingga masyarakat.
Lisdyarita mengingatkan seluruh pihak di lingkungan pemerintahan untuk menjaga kepercayaan yang telah diberikan dalam menjalankan tugas.
‘’Marilah kita pegang amanah yang sudah diberikan,’’ tegasnya. (gen/kid)
Editor : Hengky Ristanto