Jawa Pos Radar Madiun – Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI menjadi momentum DPRD Ponorogo untuk mengingatkan kembali esensi pembangunan daerah.
Anggaran pemerintah didorong semakin berpihak pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, terutama sektor pendidikan dan kesehatan.
Ketua DPRD Kabupaten Ponorogo Dwi Agus Prayitno mengatakan, mengisi kemerdekaan berarti melanjutkan perjuangan para pahlawan melalui pembangunan yang manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
Di tengah berbagai tantangan pembangunan, ketahanan dan kerja bersama seluruh elemen menjadi penting. Salah satu fondasinya adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).
Menurut Dwi Agus, pendidikan harus tetap menjadi salah satu fokus utama.
Kualitas layanan pendidikan perlu dijaga agar masyarakat memperoleh kesempatan berkembang sekaligus memiliki kemampuan menghadapi perubahan zaman.
’’Kita tetap harus berkonsentrasi bagaimana pendidikan berjalan dengan baik,’’ kata Kang Wi, sapaan Ketua DPRD Ponorogo.
Perhatian serupa harus diberikan pada sektor kesehatan. Program yang telah disusun pemerintah daerah diharapkan tidak berhenti pada tataran perencanaan, melainkan benar-benar memberikan kemudahan akses pelayanan kepada masyarakat.
’’Kesehatan harus sesuai dengan program, masyarakat sakit harus terlayani dengan baik,’’ tegasnya.
Kang Wi juga menekankan pentingnya keberpihakan kebijakan anggaran terhadap kebutuhan dasar masyarakat.
Karena itu, pemenuhan mandatory spending perlu menjadi perhatian dalam penyusunan dan pelaksanaan anggaran daerah.
Menurut dia, layanan dasar merupakan hak masyarakat yang harus dipenuhi pemerintah.
Momentum HUT ke-81 RI pun diharapkan memperkuat kolaborasi pemerintah, DPRD, dan masyarakat dalam membangun Ponorogo.
Arah pembangunan ke depan harus semakin terukur serta memberikan manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat.
’’Layanan dasar masyarakat itu penting, hak dasar yang harus dipenuhi,’’ pungkasnya. (gen/kid)
Editor : Hengky Ristanto