Jawa Pos Radar Madiun – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Mayjend Sutoyo, Desa Cekok, Kecamatan Babadan, Ponorogo, Selasa (1/9) sekitar pukul 06.40.
Seorang pesepeda, Annafiah, meninggal dunia setelah tertabrak sepeda motor yang dikendarai seorang pelajar.
Kecelakaan di Jalan Mayjend Sutoyo itu terjadi tepat di depan Masjid Nurul Iman.
Saat kejadian, korban dan pengendara sepeda motor sama-sama melaju dari arah timur menuju barat.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Ponorogo Iptu Abdul Kholik mengatakan, sepeda motor Honda Supra Fit bernopol AE 6829 UF dikendarai MWK, 18. Motor tersebut disebut melaju dengan kecepatan sekitar 40 kilometer per jam.
Saat hendak mendahului kendaraan roda empat, sepeda motor yang dikendarai pelajar asal Kecamatan Siman tersebut menabrak bagian belakang sepeda angin yang dikendarai Annafiah.
’’Keduanya dari arah yang sama,’’ ungkap Kholik.
Benturan membuat sepeda korban terpental. Annafiah terjatuh dan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Jenazah korban kemudian dievakuasi sebelum diserahkan kepada pihak keluarga. Sementara, MWK mengalami luka ringan.
Pelajar tersebut selanjutnya dibawa ke Unit Gakkum Satlantas Polres Ponorogo untuk menjalani pemeriksaan terkait kecelakaan tersebut.
’’Pengendara sepeda motor kami periksa,’’ tambahnya.
Selain melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), petugas mengamankan sepeda motor dan sepeda angin yang terlibat kecelakaan.
Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan penyebab dan kronologi kecelakaan secara menyeluruh.
Satlantas Polres Ponorogo sekaligus mengingatkan pengendara agar lebih berhati-hati ketika hendak menyalip kendaraan.
Kondisi jalan dan ruang untuk mendahului harus dipastikan benar-benar aman.
’’Waspada dan jeli saat mendahului kendaraan, pastikan aman,’’ pesannya. (gen/kid)
Editor : Hengky Ristanto