Bahlil Mini Soccer Zona Madiun Raya Sukses Besar, Ali Mufthi Beri Apresiasi Tambahan

Mizan Ahsani • Dipublikasikan Jumat, 4 September 2026 | 21:05 WIB
Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur Ali Mufthi (rompi oranye), Anggota Fraksi Golkar DPRD Jatim Atika Banowati (jaket kuning), Ketua DPD Partai Golkar Magetan Didik Haryono (jaket abu-abu), dan Direktur Jawa Pos Radar Madiun Ockta Prana (kaos hitam) berfoto bersama tim SMAN 1 Maospati yang meraih juara Bahlil Mini Soccer Zona Madiun Raya, Jumat (4/9). (BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN)
Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur Ali Mufthi (rompi oranye), Anggota Fraksi Golkar DPRD Jatim Atika Banowati (jaket kuning), Ketua DPD Partai Golkar Magetan Didik Haryono (jaket abu-abu), dan Direktur Jawa Pos Radar Madiun Ockta Prana (kaos hitam) berfoto bersama tim SMAN 1 Maospati yang meraih juara Bahlil Mini Soccer Zona Madiun Raya, Jumat (4/9). (BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN)

Jawa Pos Radar Madiun – Gelar juara bukan satu-satunya tujuan Bahlil Mini Soccer Asyik Menuju Puncak Zona Madiun Raya.

Kompetisi yang mencapai puncaknya di Lapangan Gontor Mini Soccer, Ponorogo, Jumat (4/9) malam tersebut juga menjadi ruang bagi pelajar untuk menempa sportivitas, kejujuran, daya juang, sekaligus mengembangkan bakat sepak bola.

Sebanyak 16 tim SMA/sederajat dari Kota Madiun, Kabupaten Madiun, Magetan, Ngawi, Ponorogo, dan Pacitan telah bersaing sejak Kamis (3/9).

Mereka melewati babak penyisihan hingga fase gugur sebelum kompetisi mencapai partai puncak.

Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur Ali Mufthi menilai antusiasme dan perjuangan para pelajar sepanjang Bahlil Mini Soccer Zona Madiun Raya menjadi bagian penting dari penyelenggaraan kompetisi tersebut.

“Ini kompetisi luar biasa. Yang penting bagi kita semua, adik-adik SMA ini punya sportivitas, kejujuran, dan daya juang meraih prestasi. Itu adalah ruang yang kita apresiasi,” kata Ali.

Menurut dia, sepak bola dapat menjadi medium untuk membentuk karakter generasi muda.

Sebab, pemain tidak hanya dituntut memiliki kemampuan teknis, tetapi juga daya juang serta keberanian mengakui keunggulan lawan.

“Orang yang tidak fight, tidak jujur, akan tergilas oleh peradaban di masa depan. Oleh karena itu, adik-adik ini akan menggambarkan Indonesia di masa depan. Karena itu, junjung tinggi sportivitas. Mengakui bahwa saya hebat atau kamu hebat,” ujarnya.

Bahlil Minisoccer Asyik Menuju Puncak.
Bahlil Minisoccer Asyik Menuju Puncak.

Tambahan Apresiasi untuk Tim dan Pemain Terbaik

Ali juga memberikan kejutan pada puncak penyelenggaraan Bahlil Mini Soccer Asyik Menuju Puncak Zona Madiun Raya.

DPD Partai Golkar Jawa Timur memberikan tambahan hadiah masing-masing Rp 2 juta kepada tim yang menempati peringkat pertama hingga keempat.

Nominal tersebut berada di luar prize money yang telah disiapkan dalam kompetisi.

Apresiasi juga diberikan kepada pemain dan suporter yang mendapat penghargaan khusus.

Peraih best player dan best goalkeeper masing-masing memperoleh tambahan Rp 500 ribu dari Ali Mufthi. Tambahan Rp500 ribu juga diberikan untuk kategori best supporter.

“Ini simbol bahwa masa depan kita cerah luar biasa. Semangat berjuang mendapatkan prestasi di masa depan,” tutur Ali.

Tambahan penghargaan tersebut sekaligus menjadi bentuk apresiasi terhadap kerja keras para peserta yang telah bersaing sejak fase awal hingga partai penentuan.

Baca Juga: Tekuk MAN 2 Kota Madiun, SMAN 1 Maospati Kampiun Bahlil Mini Soccer Zona Madiun Raya

Jawa Pos Radar Madiun Berharap Lahir Pemain Hebat

Direktur Jawa Pos Radar Madiun Ockta Prana Lagawira juga memberikan apresiasi terhadap komitmen DPD Partai Golkar Jawa Timur dalam menghadirkan ruang kompetisi bagi generasi muda.

Menurut dia, kompetisi sepak bola pelajar seperti Bahlil Mini Soccer memiliki nilai lebih dari sekadar pertandingan.

Pelajar mendapatkan kesempatan menguji kemampuan sekaligus mengembangkan minat dan bakat melalui atmosfer kompetitif.

Ockta berharap kesempatan semacam itu dapat terus terbuka bagi anak-anak muda.

Terlebih, Madiun Raya memiliki banyak talenta sepak bola pelajar yang membutuhkan panggung untuk berkembang.

"Bahlil Mini Soccer menjadi salah satu pintu munculnya pemain-pemain potensial dari daerah," sebut Ockta.

"Bukan tidak mungkin, pemain yang hari ini membela sekolah masing-masing kelak berkembang menjadi pesepak bola yang mampu berprestasi pada jenjang lebih tinggi," imbuhnya.

Baca Juga: Daftar Lengkap Juara Bahlil Mini Soccer Zona Madiun Raya, dari Best Player hingga Best Supporter

176 Tim Bertarung di 11 Zona

Bahlil Mini Soccer tidak hanya digelar di Madiun Raya. Kompetisi tersebut melibatkan 176 tim dengan lebih dari 2.600 pemain dan ofisial yang tersebar dalam 11 zona.

Zona Madiun Raya menjadi salah satu rangkaian kompetisi dengan melibatkan 16 tim SMA/sederajat dari enam kabupaten/kota.

Setelah melewati penyisihan, perempat final, dan semifinal, MAN 2 Kota Madiun dan SMAN 1 Maospati menjadi dua tim yang berhasil mencapai partai puncak. Di laga ini, SMAN 1 Maospati keluar sebagai juara.

Sementara SMK PGRI 1 Ngawi mengamankan posisi ketiga setelah mengalahkan MAN 2 Ponorogo 3-0.

Persaingan nantinya berlanjut menuju grand final di Surabaya pada Oktober mendatang yang mempertemukan para juara dari seluruh zona.

Namun, bagi para peserta, perjalanan Bahlil Mini Soccer Zona Madiun Raya tidak semata-mata meninggalkan catatan menang dan kalah.

Sportivitas, keberanian berkompetisi, kejujuran, serta daya juang yang ditempa di lapangan menjadi nilai lain yang ingin dibawa setelah turnamen berakhir. (*)

Editor : Mizan Ahsani
sman 1 maospati bahlil mini soccer madiun raya Golkar MAN 2 Kota Madiun