Kepala SMPN 5 Ngrayun Ikut Bursa Eselon II, Bidik Kepala Disperpusip Ponorogo

Nur Cahyono • Dipublikasikan Selasa, 8 September 2026 | 20:30 WIB
BERANI BERSAING: Kepala SMPN 5 Ngrayun Sunyoto menjadi satu-satunya kepala sekolah yang ikut seleksi terbuka JPTP Pemkab Ponorogo.
BERANI BERSAING: Kepala SMPN 5 Ngrayun Sunyoto menjadi satu-satunya kepala sekolah yang ikut seleksi terbuka JPTP Pemkab Ponorogo.

Jawa Pos Radar Madiun – Bursa eselon II Pemkab Ponorogo tak hanya diminati pejabat struktural.

Di antara 39 peserta Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP), muncul nama Sunyoto, Kepala SMPN 5 Ngrayun.

Sunyoto menjadi satu-satunya peserta dari kalangan kepala sekolah dalam seleksi terbuka JPTP Pemkab Ponorogo tersebut. Menariknya, kursi yang dibidik bukan Kepala Dinas Pendidikan (Dindik).

Warga Desa Pelem, Kecamatan Bungkal, itu justru memilih bersaing memperebutkan posisi Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) Ponorogo.

Tahapan asesmen kompetensi serta presentasi gagasan dan wawancara di hadapan panitia seleksi (pansel) telah dilaluinya.

Kini, Sunyoto menanti pengumuman tiga peserta terbaik yang dijadwalkan 15 September mendatang.

’’Kebetulan dengan latar belakang saya ini adalah pendidik dari dunia pendidikan, maka Dinas Perpustakaan dan Kearsipan ini saya merasa linier,’’ kata Sunyoto.

Pengalaman panjang di dunia pendidikan menjadi modal yang dibawanya dalam bursa eselon II tersebut.

Sunyoto pernah menjadi guru agama sebelum akhirnya dipercaya memimpin SMPN 5 Ngrayun pada 2022.

Jika mendapat kesempatan memimpin Disperpusip Ponorogo, dia ingin mendorong perpustakaan tidak sekadar menjadi tempat menyimpan dan membaca buku.

Perpustakaan diharapkan berkembang menjadi pusat pembelajaran sekaligus penggerak literasi masyarakat.

Transformasi digital menjadi salah satu gagasan yang ingin didorong Sunyoto.

Menurut dia, perubahan kebiasaan masyarakat dalam mengakses informasi menuntut perpustakaan ikut beradaptasi.

’’Orang sekarang lebih memilih membaca HP (handphone) daripada membaca buku. Maka perpustakaan juga harus mengikuti era digital. Ada inovasi,’’ ujarnya. (gen/kid)

Editor : Hengky Ristanto
sunyoto smpn 5 ngrayun Disperpusip Ponorogo seleksi terbuka JPTP