Jawa Pos Radar Madiun – Lelang enam kursi kepala dinas belum tuntas, Pemkab Ponorogo sudah ancang-ancang menggerakkan gerbong mutasi eselon II.
Asesmen dan pemetaan kompetensi pejabat mulai dilakukan untuk menentukan figur yang dinilai paling sesuai dengan kebutuhan organisasi perangkat daerah (OPD).
Sekretaris Daerah (Sekda) Ponorogo Agus Sugiarto mengatakan, persiapan penataan pejabat saat ini tengah berproses di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).
Sebelum melakukan rotasi dan mutasi ASN, pemkab terlebih dahulu memetakan kompetensi serta kecocokan pejabat dengan kebutuhan masing-masing OPD.
’’Direncanakan tahun ini,’’ terang Agus, Kamis (10/9).
Namun, Agus belum bersedia mengungkap jumlah maupun nama pejabat eselon II yang berpotensi bergeser.
Keputusan tersebut akan bergantung pada hasil asesmen dan analisis manajemen talenta.
Dengan mekanisme itu, jumlah pejabat yang nantinya masuk gerbong mutasi belum dapat dipastikan.
Tidak menutup kemungkinan pergeseran hanya menyasar sejumlah posisi yang dianggap membutuhkan penataan.
’’Kami lihat hasil analisis manajemen talenta serta asesmen,’’ ujarnya.
Agus menyebut kebutuhan organisasi menjadi salah satu pertimbangan utama dalam menentukan rotasi pejabat.
Penempatan pejabat diharapkan sesuai kompetensi agar pelaksanaan program di setiap OPD dapat berjalan optimal.
Penataan jabatan juga berkaitan dengan masih adanya kursi pimpinan OPD yang kosong.
Di sisi lain, proses seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP) untuk enam posisi kepala dinas masih berjalan.
’’Tetap skala prioritas, kalau organisasi itu sangat membutuhkan, ya, tentunya segera rotasi maupun mutasi,’’ tegas Agus. (gen/kid)
Editor : Hengky Ristanto