Berulang Kali Diprotes Warga, Outlet Minol di Ponorogo Akhirnya Ditutup Permanen

Sugeng Dwi N. • Dipublikasikan Jumat, 11 September 2026 | 23:23 WIB
DISEGEL: Warga memasang spanduk penyegelan di outlet minuman beralkohol di Jalan Trunojoyo, Kelurahan Tambakbayan, Ponorogo, Kamis (10/9) malam. Sugeng Dwi N./Jawa Pos Radar Ponorogo
DISEGEL: Warga memasang spanduk penyegelan di outlet minuman beralkohol di Jalan Trunojoyo, Kelurahan Tambakbayan, Ponorogo, Kamis (10/9) malam. Sugeng Dwi N./Jawa Pos Radar Ponorogo

Jawa Pos Radar Madiun – Operasional sebuah outlet minuman beralkohol (minol) di Jalan Trunojoyo, Kelurahan Tambakbayan, Ponorogo, berakhir setelah menuai keresahan warga.

Kamis (10/9) malam, warga menyegel kios tersebut. Hasil mediasi kemudian menyepakati outlet ditutup permanen.

Penyegelan dilakukan dengan membentangkan spanduk bertuliskan “Toko Disegel Warga” di pintu kios.

Aksi tersebut merupakan buntut keluhan warga yang disebut telah berlangsung sejak Mei lalu.

Ketua RT 03/RW 03 Lingkungan Trunodangsan Muhammad Alfian Syukroni mengatakan, warga merasa terganggu dengan aktivitas di sekitar outlet yang beroperasi 24 jam.

Keluhan antara lain berkaitan dengan orang-orang yang berkumpul hingga suara gaduh pada malam hari.

Warga juga mengaku beberapa kali mendapati orang dalam kondisi diduga mabuk di sekitar outlet minol di Ponorogo tersebut.

’’Iya, sudah mengganggu. Laporan warga mulai bulan lima. Ternyata masih terulang kembali untuk kegiatan minum-minuman itu,’’ kata Roni, Jumat (11/9).

Menurut Roni, warga sebelumnya telah beberapa kali menyampaikan teguran secara langsung.

Mereka meminta aktivitas di sekitar outlet tidak menimbulkan keributan karena lokasinya berada di tengah permukiman.

’’Itu sampai pagi. Biasanya warga yang lihat ada orang teler, entah itu teman-temannya karyawan. Teler sampai ngesot di depan toko itu,’’ ungkapnya.

Persoalan tersebut kemudian dimediasi. Lurah Tambakbayan Suhariyanto mengatakan, pertemuan antara warga dan pihak outlet menghasilkan kesepakatan penutupan permanen.

Dia menyebut persoalan serupa sebelumnya juga pernah dimediasi setelah muncul aduan masyarakat mengenai aktivitas minum di sekitar lokasi.

’’Hasil mediasi ini antara pihak outlet dan warga RT 03 Tambakbayan sepakat untuk ditutup,’’ kata Suhariyanto.

Kepala Toko Johan Nur Fradika Jiansyah menyatakan menghormati keputusan warga tersebut.

Namun, dia membantah terdapat aktivitas minum minuman beralkohol di area outlet.

Johan mengakui terdapat kelalaian dalam pengawasan karyawan meski sebelumnya telah menerima peringatan.

’’Saya menghargai keputusan warga. Mungkin beberapa kali sudah diingatkan, saya masih terlena,’’ ujarnya.

Dengan kesepakatan tersebut, outlet minol di Jalan Trunojoyo itu dinyatakan ditutup permanen berdasarkan hasil mediasi antara pihak outlet dan warga. (gen/kid)

Editor : Hengky Ristanto
outlet minol di Ponorogo Kelurahan Tambakbayan penutupan permanen jalan trunojoyo