Plt Bupati Ponorogo Ngantor di Desa Selur, Keluhan Jalan Rusak Jadi Sorotan

Sugeng Dwi N. • Dipublikasikan Senin, 14 September 2026 | 10:47 WIB
TURUN LANGSUNG: Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita bersama forkopimda dan jajaran Pemkab Ponorogo berkantor di Desa Selur, Kecamatan Ngrayun, Jumat (11/9), melalui program Bunga Desa.
TURUN LANGSUNG: Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita bersama forkopimda dan jajaran Pemkab Ponorogo berkantor di Desa Selur, Kecamatan Ngrayun, Jumat (11/9), melalui program Bunga Desa.

Jawa Pos Radar Madiun – Persoalan infrastruktur kembali mengemuka ketika Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita memboyong jajaran Pemkab Ponorogo berkantor sehari di Desa Selur, Kecamatan Ngrayun, Jumat (11/9).

Melalui program Bunga Desa, warga bisa menyampaikan langsung keluhan dan kebutuhan mereka kepada kepala daerah serta pejabat terkait.

Tak hanya Plt Bupati Ponorogo, kepala dinas, kepala badan, jajaran inspektorat, sekretariat daerah, hingga camat ikut turun ke desa.

Mereka diminta melihat langsung persoalan pemerintahan dan pelayanan yang selama ini dihadapi masyarakat.

Lisdyarita atau akrab disapa Bunda Rita mengatakan, kehadiran jajaran pemkab di desa diperlukan agar persoalan masyarakat tidak hanya diketahui melalui laporan.

’’Bunga Desa awalnya singkatan dari Bunda Nginap di Desa. Berubah konsep menjadi Bunda Ngantor di Desa karena keterbatasan waktu,’’ terangnya.

Infrastruktur jalan menjadi salah satu persoalan yang banyak disampaikan warga.

Menurut Lisdyarita, aspirasi mengenai perbaikan jalan hampir selalu muncul ketika dirinya berdialog langsung dengan masyarakat.

Kebutuhan tersebut semakin terasa di wilayah selatan Ponorogo yang memiliki kondisi geografis dan cakupan wilayah cukup menantang.

Melalui Bunga Desa, pemerintah daerah diharapkan dapat melihat kebutuhan tersebut secara langsung sebelum menentukan tindak lanjut.

’’Bunga Desa ini memiliki semangat yang sederhana, tetapi sangat penting. Mendekatkan pemerintah dengan masyarakat,’’ ungkapnya.

Kepala Desa Selur Suprapto mengakui pembangunan di wilayahnya masih menyisakan sejumlah pekerjaan rumah.

Kondisi geografis dan luasnya wilayah membuat kebutuhan infrastruktur di Desa Selur belum seluruhnya terpenuhi.

Momentum Plt Bupati Ponorogo ngantor di Desa Selur pun dimanfaatkan warga untuk menyampaikan berbagai aspirasi langsung kepada pemerintah daerah.

Suprapto berharap keluhan warga tersebut tidak berhenti sebatas ditampung.

Dia menginginkan ada tindak lanjut konkret melalui program pembangunan sesuai kebutuhan masyarakat.

’’Walaupun sudah dirasakan manfaatnya, tapi pada kenyataannya masih ada kekurangan karena kondisi geografis,’’ kata Suprapto. (gen/kid)

Editor : Hengky Ristanto
bunga desa Desa Selur infrastruktur jalan plt bupati ponorogo