Masih Ada 2.223 Anak Stunting di Ponorogo, Kasus Turun 636 dalam Setahun

Sugeng Dwi N. • Dipublikasikan Kamis, 17 September 2026 | 12:30 WIB
TERUS DITEKAN: Pemantauan tumbuh kembang anak sebagai bagian dari upaya penanganan stunting Ponorogo.
TERUS DITEKAN: Pemantauan tumbuh kembang anak sebagai bagian dari upaya penanganan stunting Ponorogo.

Jawa Pos Radar Ponorogo – Kasus stunting Ponorogo menunjukkan tren menurun. 

Hingga pertengahan September 2026, tercatat 2.223 anak stunting dengan prevalensi 7,31 persen. Jumlah tersebut berkurang 636 anak dibanding tahun lalu.

Kepala Dinas Kesehatan Ponorogo Dyah Ayu Puspitaningarti mengatakan, pada 2025 terdapat 2.859 anak stunting dengan prevalensi mencapai 7,51 persen.

’’Artinya, dalam setahun terakhir terdapat penurunan 636 anak,’’ jelas Dyah, Kamis (17/9).

Penurunan prevalensi stunting juga terlihat dalam empat tahun terakhir. Pada 2023, Dinkes Ponorogo mencatat 4.143 anak stunting atau 9,33 persen.

Setahun kemudian jumlahnya turun menjadi 3.375 anak dengan prevalensi 8,06 persen.

Tren tersebut berlanjut pada 2025 dengan 2.859 anak atau 7,51 persen.

Sedangkan hingga pertengahan September tahun ini, prevalensinya kembali turun menjadi 7,31 persen dengan jumlah 2.223 anak.

Meski terus menurun, penanganan stunting tetap menjadi pekerjaan rumah.

Menurut Dyah, persoalan tersebut tidak dapat diselesaikan hanya melalui intervensi kesehatan terhadap anak.

’’Penanganan stunting harus dilakukan dari berbagai sisi. Sebab, persoalan tersebut tidak hanya dipengaruhi kondisi kesehatan anak,’’ ungkapnya.

Salah satu strategi yang dilakukan adalah memperkuat pemantauan sejak ibu hamil.

Keterlibatan kader kesehatan di tingkat desa juga dioptimalkan sebagai ujung tombak pemantauan dan pendampingan.

Dyah menyebut faktor penyebab stunting cukup kompleks. Mulai asupan makanan, pola asuh, kondisi sosial ekonomi, pengetahuan keluarga, hingga kondisi kesehatan.

’’Faktor stunting itu banyak. Ada indeks makanan, pola asuh, sosial ekonomi, pengetahuan, dan faktor kesehatan seperti memiliki penyakit,’’ terangnya. (gen/kid)

Editor : Hengky Ristanto
anak stunting dinkes ponorogo prevalensi stunting Stunting Ponorogo