Anggaran Darurat Ponorogo Diusulkan Naik 297 Persen, BTT Jadi Rp19,85 Miliar

Sugeng Dwi N. • Dipublikasikan Kamis, 17 September 2026 | 12:50 WIB
Agus Sugiarto atau yang akrab disapa Ugin resmi ditunjuk Plh Sekda Ponorogo menggantikan Agus Pramono yang terjerat OTT KPK.
ANTISIPASI DARURAT: Sekda Ponorogo Agus Sugiarto. 

Jawa Pos Radar Ponorogo – Ruang fiskal Pemkab Ponorogo untuk menghadapi kondisi darurat bakal diperlebar.

Belanja tidak terduga (BTT) dalam Perubahan APBD 2026 diusulkan melonjak 297,08 persen, dari semula Rp5 miliar menjadi Rp19,85 miliar.

Penambahan anggaran darurat Ponorogo tersebut disiapkan karena alokasi BTT yang tersedia mulai menipis.

Sebagian dana sebelumnya telah digunakan untuk memenuhi sejumlah kebutuhan mendesak, termasuk pembangunan jembatan darurat dan mitigasi bencana.

Sekda Ponorogo Agus Sugiarto mengatakan, usulan penambahan BTT tersebut merupakan tindak lanjut atas rekomendasi Badan Anggaran (Banggar) DPRD Ponorogo.

’’Penambahan BTT ini sangat krusial karena alokasi yang ada sudah relatif menipis,’’ ujar Ugin, sapaan Agus, Kamis (17/9).

Menurut dia, tambahan anggaran diperlukan untuk menjaga kesiapan Pemkab Ponorogo menghadapi kebutuhan darurat hingga penghujung tahun.

Terlebih, potensi bencana masih harus diwaspadai seiring perubahan musim.

Kebutuhan BTT tidak hanya untuk mengantisipasi dampak kemarau panjang.

Pemkab juga harus menyiapkan skenario mitigasi menghadapi potensi bencana ketika musim penghujan tiba.

’’BTT ini kami siapkan untuk menghadapi potensi bencana darurat, baik akibat kemarau panjang maupun sebagai langkah mitigasi menghadapi ancaman bencana ketika memasuki penghujan,’’ terangnya. (gen/kid)

Editor : Hengky Ristanto
P-APBD 2026 anggaran darurat ponorogo BTT Ponorogo Pemkab Ponorogo