Tiga Hari Gunung Pringgitan Ponorogo Membara, 17,5 Hektare Hutan Terbakar

Sugeng Dwi N. • Dipublikasikan Kamis, 17 September 2026 | 13:10 WIB
POLUSI UDARA: Petugas melakukan penanganan karhutla Gunung Pringgitan di Desa Kambeng, Kecamatan Slahung. BPBD untuk Jawa Pos Radar Ponorogo
POLUSI UDARA: Petugas melakukan penanganan karhutla Gunung Pringgitan di Desa Kambeng, Kecamatan Slahung. BPBD untuk Jawa Pos Radar Ponorogo

Jawa Pos Radar Ponorogo – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) Gunung Pringgitan, Desa Kambeng, Kecamatan Slahung, Ponorogo, belum sepenuhnya mereda.

Memasuki hari ketiga, Rabu (16/9), kepulan asap masih terlihat membubung dari kawasan tersebut.

Pemutakhiran data BPBD Ponorogo mencatat sedikitnya 17,5 hektare kawasan hutan terdampak kebakaran.

Api bahkan sempat merambat hingga berjarak sekitar sepuluh meter dari permukiman warga.

Kalaksa BPBD Ponorogo Masun mengatakan, kebakaran mulai terdeteksi sekitar pukul 10.00 pada Senin (14/9). Dalam perkembangannya, api meluas dan mendekati rumah penduduk.

Petugas berhasil memadamkan titik api yang berada dekat permukiman. Namun, medan terjal menyulitkan penanganan di bagian atas Gunung Pringgitan.

’’Dimungkinkan masih ada kebakaran di puncak,’’ kata Masun.

Berdasarkan pendataan BPBD Ponorogo, karhutla Gunung Pringgitan telah menghanguskan sekitar 17,5 hektare kawasan.

Luasan tersebut terdiri atas sekitar 3,5 hektare hutan milik Perhutani dan 14 hektare hutan rakyat.

Lahan hutan rakyat yang terdampak tersebar di Desa Broto sekitar tiga hektare, Desa Caluk dua hektare, serta Desa Kambeng sekitar sembilan hektare.

Petugas terus melakukan pemantauan untuk mengantisipasi bara kembali menyala.

Pengawasan terutama dilakukan pada kawasan yang berdekatan dengan permukiman.

’’Pemantauan dilakukan untuk memastikan tidak ada bara yang kembali memicu kebakaran, terutama di kawasan yang berdekatan dengan permukiman,’’ ungkapnya.

Pergerakan angin turut menjadi perhatian. Berdasarkan informasi BMKG yang diterima BPBD, angin bergerak ke arah tenggara dengan kecepatan sekitar enam kilometer per jam.

Ditambah vegetasi yang kering, kondisi tersebut berpotensi mempercepat perluasan kebakaran.

’’Kami tetap pantau dan meminta warga lekas melaporkan,’’ ujar Masun. (gen/kid)

Editor : Hengky Ristanto
kebakaran hutan ponorogo karhutla Gunung Pringgitan Gunung Pringgitan BPBD Ponorogo