Jalan Ponorogo Diperbaiki, Lisdyarita Soroti Truk ODOL: Kalau Dibiarkan Rusak Lagi

Sugeng Dwi N. • Dipublikasikan Sabtu, 19 September 2026 | 08:37 WIB
PERINGATAN: Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita menegaskan perlunya penanganan lintas sektor untuk mengendalikan truk ODOL agar tidak mempercepat kerusakan jalan seusai memimpin apel Hari Perhubungan Nasional. FOTO: PROKOPIM UNTUK JAWA POS RADAR PONOROGO
PERINGATAN: Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita menegaskan perlunya penanganan lintas sektor untuk mengendalikan truk ODOL agar tidak mempercepat kerusakan jalan seusai memimpin apel Hari Perhubungan Nasional. FOTO: PROKOPIM UNTUK JAWA POS RADAR PONOROGO

Jawa Pos Radar Madiun – Jalan diperbaiki, tetapi truk ODOL masih bebas melintas. Kondisi tersebut menjadi perhatian Pemkab Ponorogo karena kendaraan dengan dimensi dan muatan berlebih dinilai berkontribusi terhadap kerusakan jalan.

Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita menilai penanganan truk over dimension over loading (ODOL) harus berjalan beriringan dengan program perbaikan jalan Ponorogo. Tanpa pengendalian kendaraan berat, dia khawatir jalan yang telah diperbaiki kembali rusak.

’’Mau bagaimanapun perbaikannya, ya, akan terus begini, nggak selesai-selesai,’’ tegas Lisdyarita seusai memimpin apel Hari Perhubungan Nasional, Kamis (17/9).

Lisdyarita bahkan ingin turun langsung untuk melihat kondisi truk bermuatan berlebih yang melintas di jalan Ponorogo.

Selain berdampak terhadap kondisi infrastruktur, kendaraan dengan muatan berlebih juga dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan lainnya.

’’Ketika nanti sudah bagus, tolong jangan ngebut-ngebut,’’ terangnya.

Namun, Pemkab Ponorogo tidak dapat menangani persoalan tersebut sendirian. Karena itu, pengaturan lalu lintas kendaraan berat bakal dibahas secara lintas sektor.

Dinas Perhubungan (Dishub), kepolisian, hingga Satpol PP dan Damkar akan dilibatkan. Salah satu opsi yang bakal dikaji adalah pembatasan kendaraan berat, khususnya truk ODOL, agar tidak masuk wilayah kota.

Penanganan tersebut berjalan di tengah program perbaikan jalan yang masih berlangsung. Lisdyarita menyebut progres pekerjaan saat ini baru sekitar 30 persen.

Pemkab Ponorogo menargetkan perbaikan terus berjalan hingga akhir tahun dan dilanjutkan pada 2027.

’’Perbaikan jalan ini baru 30 persen kami mulai, nanti terus kami lanjutkan sampai akhir tahun. Termasuk 2027 mendatang,’’ pungkasnya. (gen/kid)

Editor : Hengky Ristanto
jalan ponorogo pembatasan kendaraan berat truk odol Pemkab Ponorogo perbaikan jalan