Empat Hari Pascakebakaran, Gudang Arsip Puskesmas Ponorogo Selatan Kembali Berasap

Sugeng Dwi N. • Dipublikasikan Rabu, 30 September 2026 | 17:38 WIB
PEMBASAHAN: Petugas Damkar Ponorogo melakukan pembasahan pada reruntuhan gudang arsip Puskesmas Ponorogo Selatan setelah kembali mengeluarkan asap, Senin malam (28/9).
PEMBASAHAN: Petugas Damkar Ponorogo melakukan pembasahan pada reruntuhan gudang arsip Puskesmas Ponorogo Selatan setelah kembali mengeluarkan asap, Senin malam (28/9).

Jawa Pos Radar Madiun – Gudang arsip Puskesmas Ponorogo Selatan (Ponsel) kembali mengeluarkan asap empat hari setelah dilalap api.

Asap mengepul dari tumpukan kertas yang tertimbun reruntuhan bangunan, Senin malam (28/9).

Kabid Damkar dan Penyelamatan Satpol PP dan Damkar Ponorogo Bambang Supeno mengatakan, asap diketahui sekitar pukul 19.00. Satu unit mobil pemadam langsung diterjunkan untuk melakukan pembasahan.

’’Dugaan sementara masih ada tumpukan kertas yang tertimbun reruntuhan akibat kebakaran sebelumnya,’’ kata Bambang.

Petugas tidak menemukan kobaran api di lokasi. Namun, tumpukan arsip berada di bawah material bangunan yang ambruk.

Kondisi tersebut menyulitkan petugas menjangkau titik yang diduga masih menyimpan bara.

’’Tidak ada api, hanya asap. Pembasahan kami lakukan dari bagian yang dapat dijangkau,’’ jelasnya.

Menurut Bambang, puing bangunan perlu dibongkar dan dibersihkan setelah proses identifikasi kepolisian selesai.

Langkah tersebut diperlukan agar bagian di bawah reruntuhan dapat dijangkau sekaligus memastikan tidak ada lagi sisa bara.

Gudang arsip tersebut sebelumnya terbakar pada 24 September. Bangunan bekas rumah dinas itu digunakan untuk menyimpan arsip lama Puskesmas Ponorogo Selatan.

’’Kejadian 24 September lalu, bekas rumah dinas untuk menyimpan arsip lama,’’ tandasnya. (gen/kid)

Editor : Hengky Ristanto
Puskesmas Ponorogo Selatan gudang arsip damkar ponorogo ponorogo