Jawa Pos Radar Madiun - Pengembangan layanan kesehatan terus dilakukan RSUD Bantarangin untuk menjawab kebutuhan masyarakat Ponorogo dan sekitarnya. Rumah sakit tersebut kini didukung delapan dokter spesialis, dua kamar operasi, serta berbagai fasilitas penunjang untuk meningkatkan kualitas penanganan pasien.
Direktur RSUD Bantarangin drg. Enggar Tri Adji Sambodo mengatakan, layanan spesialis yang tersedia mencakup kebidanan dan kandungan, anak, penyakit dalam, jantung, radiologi, anestesi, bedah, serta patologi klinik.
Fasilitas pemeriksaan juga diperkuat melalui layanan USG kandungan dan jantung. ‘’Kami terus melengkapi fasilitas dan meningkatkan kemampuan layanan agar kebutuhan masyarakat bisa semakin banyak terakomodasi di RSUD Bantarangin,’’ ujarnya.
Salah satu layanan unggulannya adalah operasi caesar menggunakan metode ERACS bagi peserta BPJS Kesehatan kelas 1, 2, maupun 3 tanpa biaya tambahan.
RSUD Bantarangin juga menerapkan pelayanan terbuka bagi pasien gawat darurat. Pasien terlebih dahulu diperiksa dan distabilkan di UGD sebelum dirujuk apabila membutuhkan layanan yang belum tersedia.
Peningkatan kepercayaan masyarakat tercermin dari kunjungan UGD yang melonjak dari 300–400 pasien per bulan pada 2025 menjadi sekitar 700–800 pasien per bulan pada 2026.
Tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) juga konsisten di atas 70 persen.
Penguatan fasilitas turut dilakukan melalui penyediaan dua kamar operasi dengan dukungan modular operating theatre (MOT) untuk menunjang tindakan operasi mayor.
Berkat komitmen peningkatan mutu dan pengembangan layanan kesehatan tersebut, RSUD Bantarangin menyabet penghargaan Trusted Hospital di Radar Madiun Awards 2026.
Ke depan, rumah sakit tersebut menyiapkan penambahan kapasitas rawat inap dan pengembangan klinik rehabilitasi jantung bagi pasien pascapemasangan ring pada 2027.
‘’Kami juga terus menyesuaikan pengelolaan tempat tidur secara mobile sesuai kebutuhan pasien. Ke depan, penambahan kapasitas dan tenaga kesehatan menjadi kebutuhan penting seiring meningkatnya kunjungan,’’ jelas Enggar. (osi/naz/*)
Editor : Deni Kurniawan