Jawa Pos Radar Ponorogo – Lambannya penentuan pejabat definitif untuk enam kursi Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemkab Ponorogo memantik reaksi keras dari kalangan legislatif.
DPRD Ponorogo secara terbuka mendesak pihak eksekutif untuk segera menuntaskan pemilihan tersebut.
Pasalnya, panitia seleksi (pansel) lelang Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) sejatinya telah mengumumkan tiga kandidat terbaik untuk masing-masing posisi sejak 24 September lalu.
Baca Juga: Hasil Practice Moto3 Jepang 2026: Veda Ega Pratama P8, Banyak Pembalap Crash
Ketua DPRD Ponorogo, Dwi Agus Prayitno, mempertanyakan alasan di balik lamanya proses penentuan dan pelantikan pejabat baru setelah seleksi mengerucut pada tiga nama.
Pria yang akrab disapa Kang Wi ini menyoroti banyaknya posisi strategis pemerintahan yang saat ini terpaksa dikendalikan oleh pelaksana tugas (Plt) maupun pejabat yang harus merangkap jabatan.
Kondisi ini dinilai kurang ideal untuk roda birokrasi.
Baca Juga: Pemkab Magetan Ambil Alih Ruas Jalan Bulak setelah 22 Tahun Terbengkalai
"Ya, karena ini memang menunggu. Banyak yang di-Plt, banyak yang dobel-dobel. Kalau memang sudah ada calonnya, kenapa lama-lama," singgung Kang Wi.
Ia mengingatkan bahwa kekosongan pejabat definitif yang dibiarkan berlarut-larut dapat berdampak pada optimalisasi pelayanan publik dan pengambilan kebijakan strategis di masing-masing instansi.
Karena proses seleksi dan uji kompetensi telah sepenuhnya rampung, legislatif meminta eksekutif segera mengambil keputusan tegas guna mengisi kekosongan tersebut. (gen/kid/par)
Editor : Mizan Ahsani