Zalfa Niar Soroti Kemerosotan Moral akibat Gemerlap Gaya Hidup Digital

Mizan Ahsani • Dipublikasikan Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:51 WIB
Zalfa Niar Pangestu, siswa MTs Tahfizh Alam Qur
Zalfa Niar Pangestu, siswa MTs Tahfizh Alam Qur'an, saat menyampaikan materi dakwah pada babak penyisihan Festival Dai Cilik 2026 di Pendapa Agung Kabupaten Ponorogo, Kamis (15/10).

Jawa Pos Radar Madiun – Gemerlap tren dan gaya hidup modern yang berseliweran di berbagai panggung media sosial kian masif memengaruhi pola pikir generasi muda masa kini.

​Gaya hidup hedonis serta paparan budaya luar yang tidak tersaring dengan baik sering kali menggeser nilai-nilai kesantunan yang selama ini dipegang teguh.

​Keprihatinan atas pengikisan karakter tersebut disuarakan secara berani oleh Zalfa Niar Pangestu pada babak penyisihan Festival Dai Cilik 2026 Tingkat SMP/MTs se-Kabupaten Ponorogo, Kamis (15/10).

Baca Juga: Talitha Fitria di Festival Dai Cilik 2026: Awas Medsosan sampai Lupa Waktu dan Ibadah

​Tampil mantap di panggung Pendapa Agung Kabupaten Ponorogo mewakili MTs Tahfizh Alam Qur'an, Zalfa membawakan materi bertajuk "Remaja Islami Berakhlak Mulia: Menebar Kebaikan di Dunia Nyata dan Media Sosial".

​Di hadapan dewan juri dan puluhan audiens, ia menguraikan fenomena krusial mengenai ancaman degradasi moral yang sedang mengintai para pelajar.

​"Banyak remaja saat ini terpengaruh oleh gemerlap gaya hidup hingga akhlaknya merosot. Jika kita tidak waspada, moral dan kepribadian Islami kita akan perlahan-lahan tergerus oleh zaman," tukas Zalfa. (*)

Editor : Mizan Ahsani
Festival Dai Cilik 2026 media sosial remaja ponorogo