Jawa Pos Radar Madiun – Kecelakaan tunggal terjadi di jalur Ponorogo–Wonogiri, tepatnya Desa Karanglo Lor, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo, Selasa (20/10/2026) sekitar pukul 05.00 WIB.
Sebuah minibus putih bernomor polisi B 1054 JUU terjun ke parit setelah menghantam tumpukan batu bata dan tiang WiFi di tepi jalan.
Pengemudi minibus, Arif Setyawan, 38, sempat terjepit di dalam kabin hingga kehilangan kesadaran.
Dia akhirnya berhasil dievakuasi dan dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.
Kecelakaan di Ponorogo tersebut diduga dipicu kondisi pengemudi yang mengantuk. Namun, penyebab pasti insiden masih belum diketahui.
Berdasarkan informasi di lokasi kejadian, minibus yang dikemudikan Arif melaju dari arah Wonogiri menuju Ponorogo pada pagi hari.
Saat melintas di Desa Karanglo Lor, kendaraan diduga kehilangan kendali hingga keluar dari jalur.
Minibus kemudian menghantam tumpukan batu bata dan tiang WiFi sebelum akhirnya terjun ke parit.
Benturan keras mengakibatkan bagian depan kendaraan ringsek. Kondisi kabin yang rusak membuat pengemudi terjepit dan tidak dapat langsung keluar dari mobil.
Sujiati, warga yang berada di sekitar lokasi, mengaku mendengar suara benturan keras dari arah jalan. Dia segera keluar rumah untuk mencari tahu sumber suara tersebut.
Saat diperiksa, sebuah minibus terlihat mengalami kecelakaan dengan kondisi bagian depan rusak.
Saksi lainnya, Mulyono, mengatakan, kondisi pengemudi cukup mengkhawatirkan sesaat setelah kecelakaan.
Arif ditemukan terjepit di dalam kabin dengan bagian punggung dan leher terhimpit.
Korban bahkan sempat kehilangan kesadaran sebelum akhirnya berhasil dikeluarkan dari kendaraan.
Menurut Mulyono, Arif baru kembali sadar setelah proses evakuasi selesai. Saat ditanya mengenai penyebab kecelakaan, pengemudi mengaku mengantuk.
’’Tadi orangnya pas ditanya ngantuk. Kemudian langsung dibawa ke rumah sakit,’’ ujar Mulyono.
Korban selanjutnya dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Meski sempat tidak sadarkan diri, Arif berhasil selamat dari kecelakaan tersebut.
Mulyono menduga Arif sedang dalam perjalanan pulang setelah mengantarkan seorang temannya.
Namun, saat melintasi jalur Ponorogo–Wonogiri di wilayah Sukorejo, minibus yang dikemudikannya justru keluar jalur dan menghantam sejumlah benda di tepi jalan.
Dugaan pengemudi mengantuk menjadi salah satu informasi awal yang muncul dari keterangan saksi.
Meski demikian, belum ada kesimpulan resmi mengenai penyebab pasti kecelakaan tunggal tersebut. (err/her)
Editor : Hengky Ristanto