Kepala DPUPKP Ponorogo Jamus Kunto Purnomo mengatakan, pihaknya telah menerjukan tim untuk perbaikan dan penambalan jalan. Saat ini, progresnya masuk proses pengukuran. Baru setelah itu jalan diperbaiki.
‘’Diharapkan seminggu sudah selesai. Supaya Lebaran jalan itu sudah siap dilewati pemudik dengan nyaman,’’ katanya kemarin (12/4).
Dia menjelaskan penanganan kerusakan Jalan Raya Siman dilakukan dengan metode pengadaan langsung (PL) untuk volume 130 meter. Anggarannya sekitar Rp 180 juta. Selain itu, juga dilakukan pemeliharaan rutin sepanjang 50 meter. ‘’Tetap hotmix, bukan overlay,’’ ujarnya.
Sementara ruas Jalan Raya Jabung–Mlarak atau simpang empat Jabung ke timur dilakukan overlay. Panjangnya sekitar Rp 130 meter dengan anggaran perbaikan sebesar Rp 180 juta melalui mekanisme PL. Adapun titik penambalan jalan dilakukan di depan Mapolsek Mlarak dan Pasar Gandu.
‘’Hari ini baru uitzet (pengukuran). Kami menargetkan Senin (17/4) pekan depan sudah harus mulus,’’ tegas Jamus.
Setiap hari petugas berkeliling wilayah Ponorogo untuk membenahi jalan rusak. Meksi begitu, penanganan jalan berlubang tak hanya berpatokan pada hasil patroli dari petugas DPUPKP. Namun, juga laporan dari warga. Sementara, untuk proses perbaikannya memanti kesiapan detail engineering design (DED).
‘’Untuk perbaikan titik lain di luar pemeliharaan rutin ya. Itu mulainya habis Lebaran. Karena dua titik itu mendesak dan dilalui jalur mudik maka perbaikan selesai sebelum Lebaran,’’ terang Jamus. (kid/her) Editor : Hengky Ristanto