KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Materi pemain PSM Madiun sudah cukup komplet. Saat ini, salah satu klub legendaris pendiri Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonedia (PSSI) itu memiliki 26 pemain. Sebetulnya, masih ada slot sembilan pemain. Sebab, kuota yang bisa didaftarkan di Liga 3 Jatim maksimal 35 pemain.
Pemain anyar yang bergabung adalah Pelu. Bek sayap kanan itu lolos seleksi pemain lokal. Dia mendapat nilai lebih dari jajaran pelatih dibandingkan 18 pemain lain yang ikut seleksi terbuka di Stadion Wilis kemarin (29/8). ‘’Permainannya bagus. Tinggi badannya juga proporsional,’’ kata Manajer PSM Madiun Nono Djatikusumo.
Dengan skuad yang diperkuat pemain-pemain menjanjikan, Banteng Wilis –julukan PSM Madiun– siap menghadapi Liga 3 Jatim yang kickoff pada Oktober mendatang. Agar tim makin siap berkompetisi, pihak manajemen bakal mengagendakan beberapa uji coba. ‘’Sore para pemain langsung latihan dipantau pelatih kepala (M. Fachrudin),’’ ujarnya.
Proses rekrutmen skuad PSM Madiun musim ini sebelumnya juga sudah dilakukan manajemen di Sidoarjo dan Surabaya. Saat ini mereka masih butuh waktu untuk mematangkan kesiapan. Setidaknya butuh waktu dua sampai empat pekan. Nono yakin para pemain anyar tersebut dapat menunjukkan penampilan terbaiknya saat dipercaya merumput. ‘’Asalkan tetap disiplin, konsisten dalam latihan, dan tidak mudah menyerah,’’ tuturnya.
Setelah digembleng fisik dengan intensitas tinggi pada pagi hari, skuad PSM Madiun mulai masuk latihan taktikal. Seperti penyesuaian bermain dari bertahan ke menyerang. Porsi internal game lebih banyak diberikan. Skuad dibagi dua tim. Mereka diminta melakukan penyerangan melalui built up dari pertahanan. Selain itu, meningkatkan kerja sama. (her/c1/sat)
Editor : Hengky Ristanto