Jawa Pos Radar Madiun - Sejarah baru telah tercatat di GOR Wilis Kota Madiun, kemarin (9/9). Tim putri SMAN 1 (Smasa) Madiun berhasil keluar sebagai jawara Honda DBL with KFC East Java Series - West Region.
Tim basket putri asal Kota Pecel ini berhasil melibas Smada Ngawi dengan skor akhir 69-30. Seri Madiun telah menentukan andalannya untuk ajang Championship Series Jatim. SMAN 2 (Smada) Ngawi sebagai runner up akan mendampingi Smasa menuju Surabaya.
Sementara itu, SMAN 1 Ngawi harus mengakui keunggulan tim basket SMAN 2 Madiun. Tim dari Bumi Orek-Orek ini kalah dengan skor akhir 55-44. SMAN 2 Madiun resmi mencatat sejarah pertama sebagai kampiun di wilayah barat (Madiun). Konsistensi serta mental kuat menjadi modal mereka nantinya di ajang Championship Series Jatim. SMAN 1 Ngawi juga akan mendampingi untuk buktikan kekuatan wilayah barat.
Atmosfer GOR Wilis memanas menyambut final putri Smasa Madiun melawan Smada Ngawi. Ratusan suporter dari kedua tim memadati area. Sejak peluit dibunyikan kedua tim langsung berikan tekanan ke lawan. Kedua tim yang tampil impresif pada ajang ini seakan ingin membuktikan yang terbaik di Madiun Raya. Smasa berhasil mendominasi dengan taktik brilian dari coach Muksin.
Pressing ketat serta pola serangan efektif berhasil membuat mereka unggul sampai akhir quarter kedua dengan skor 46 - 14. Perlawanan sengit diberikan Smada Ngawi dengan beberapa kali memasukan poin. Smasa Madiun akhirnya membuktikan kualitasnya dengan memenangkan laga dengan skor akhir 69-30.
Final kemarin menyuguhkan penampilan gemilang dari pemain andalan masing - masing team. Theresia Chrisma Rosalind kembali menjadi andalan Smasa dengan banyak torehan. Dara cantik asal Kota Pecel yang juga kemarin mencatatkan namanya pada beat the record lagi - lagi menjadi pusat perhatian. Meski tersingkir, penampilan dari Nadya Pratiwi juga layak diapresiasi. Kapten tim Smada Ngawi berhasil torehkan 7 poin, 7 rebound, dan 3 assist.
Semakin malam, GOR Wilis Kota Madiun tambah dipenuhi penonton yang ingin menyaksikan final putra antara Smasa Ngawi melawan Smada Madiun. Smada tampil dengan jersey kebanggaannya kuning emas. Sudah tancap gas sejak awal pertandingan. Smasa Ngawi berikan respon dengan permainan agresif.
Tim jersey biru itu kerap melakukan tembakan dari luar. Smada sementara sukses ungguli Smasa hingga akhir quarter kedua dengan skor 30-27. Memasuki quarter ketiga kedua tim tampil makin ngeyel dan ngotot. Mereka siap memperebutkan gelar jawara Honda DBL with KFC East Java Series - West Region.
Darren Marchelino Dewantoro memberikan penampilan berkelas pada pertandingan ini. Point Guard Smada setinggi 170 cm itu berkali - kali berikan sumbangsih assist kepada temannya. Pemain nomer bungkung 15, Benedict Jevon juga tampil optimal dan kuasai area dalam baik secara Rebound dan cetak poin poin. Akhirnya Smada berhasil mengalahkan Smasa dengan skor akhir
Di depan ratusan supporter yang hadir mereka sukses membuktikan sebagai yang terbaik dalam Honda DBL with KFC East Java Series - West Region tahun ini. Doni Yudianto selaku coach dari Smada Madiun mengaku bangga sejak awal kompetisi sampai mendapat gelar juara, perjuangan yang membuahkan hasil.
Perjuangan mereka belum berakhir karena akan mengikuti Championship Series di Kota Surabaya. "Evaluasi dari beberapa pertandingan menjadi persiapan kami kedepannya" tambah Dony. (ti8/aan/*)
Editor : Hengky Ristanto