KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Siswa SD dan SMP di Kota Madiun unjuk gigi di ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat kota kemarin (21/6). Penjaringan minat dan bakat anak di bidang olahraga yang dilakukan dinas pendidikan (dindik) itu diikuti sebanyak 278 siswa SD-SMP.
Ada enam cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan dalam O2SN mulai dari 19–26 Juni. Meliputi karate, pencak silat, senam dan badminton yang digelar di kompleks GOR Wilis. Kemudian renang di Pasar Besar Madiun (PBM), serta atletik di Stadion Wilis.
‘’O2SN ini merupakan agenda rutin tahunan yang digelar oleh Kemendikbudristek untuk memunculkan bakat anak di bidang olahraga. Semuanya bisa untuk SD dan SMP. Hanya senam yang dikhususkan untuk SD,’’ terang Kadindik Kota Madiun Lismawati.
Menurutnya, anak-anak yang sukses bukan hanya dari prestasi akademik saja. Namun, prestasi non akademik juga harus dilatih. Dengan adanya O2SN ini pun mampu menjembatani mereka untuk menjadi atlet berprestasi. ‘’Adanya O2SN mampu menjadi wadah buat para siswa di Kota Madiun untuk melangkah lebih jauh pada kejuaraan lainnya," ujarnya.
Selain itu, kata Lismawati, mereka yang menjuarai O2SN di masing-masing cabor akan dikirim ke provinsi untuk mewakili Kota Madiun. Karena itu, pihaknya sengaja melibatkan para juri yang sudah profesional di bidangnya. ‘’Antusias siswa kali ini sangat luar biasa. Terbukti, adanya peningkatan jumlah peserta di tahun ini,’’ katanya. (mg4/her)
Para partisipan:
- Pencak Silat: 46 Siswa
- Karate: 74 Siswa
- Bulutangkis: 45 Siswa
- Renang: 47 siswa
- Atletik Kids: 101 Siswa
- Senam SD: 10 siswa