JAWA POS RADAR MADIUN – Newcastle United terakhir kali berlaga di Liga Champions pada edisi 2002-2003. Akan tetapi, perjuangan The Magpies terhenti di fase grup kedua.
Jawa Pos Radar Madiun merangkum kiprah Newcastle United dua dekade silam. Kilas balik ini diambil dari berbagai sumber.
Premier League 2001/2002
Newcastle United yang dilatih pelatih legendaris Bobby Robson mengakhiri Premier League musim 2001/2002 dengan menempati posisi kempat. Hasil mengumpulkan 71 poin dari 38 laga.
Newcastle United pun berhak berlaga di Liga Champions 2002/2023. Selain The Magpies, ada tiga wakil Inggris lainnya. Yakni, Arsenal, Liverpool, dan Manchester United.
Liga Champions 2002/2003
Newcastle United melewati fase grup Liga Champions dengan tidak mudah. Sebab berada di grup F bersama Juventus, Feyenoord Rotterdam, dan Dynamo Kyiv.
Buktinya, Alan Shearer dkk kalah di tiga laga awal. Mereka takluk dari Dynamo Kyiv 0-1, Feyenoord 0-1, dan Juventus 0-2. Hasil negatif tersebut membuat posisi The Magpies berada di ujung tanduk.
Sekalipun sapu bersih kemenangan di tiga laga sisa, Newcastle belum tentu lolos, karena menggantungkan hasil yang diraih klub lain.
Akan tetapi, dewi fortuna berpihak pada klub dengan jersey hitam-putih tersebut. Newcastle secara sensasional mengalahkan Juventus 1-0. Setelahnya, menundukkan Dynamo Kyiv 2-1 dan menang dramatis 3-2 di markas Feyenoord.
The Magpies akhirnya lolos ke babak grup kedua setelah menjadi runner-up Grup E di bawah Juventus.
Fase Grup Kedua
Liga Champions 2002/2003 masih menganut format lama. Dua tim terbaik dari delapan grup di fase pertama berhak melaju ke babak grup kedua.
Masing-masing harus memainkan laga kandang dan tandang melawan tiga klub lain di grup baru tersebut. Nah, langkah Newcastle United terhenti di fase itu.
Newcastle tergabung di grup A dengan ditemani tiga klub yang sangat kuat. Ketiganya, Barcelona, Inter Milan, dan Bayer Leverkusen.
Perjuangan Newcastle meraih trofi Si Kuping Besar kandas. Craig Bellamy dkk hanya mengumpulkan tujuh poin dari enam pertandingan yang dilakoni.
Editor : Andi Chorniawan