SURABAYA, Jawa Pos Radar Madiun - Pantang menyerah! Semangat itu dimiliki penggawa Timnas U17 dalam melakoni lanjutan laga grup A Piala Dunia U17 melawan Panama.
Sempat tertinggal, Indonesia akhirnya mampu memetik satu poin dari Panama di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Senin (13/11).
Panama sempat memimpin 1-0 di babak pertama berkat gol Oldemar Castillo di waktu injury time.
Memanfaatkan kelengahan pemain bertahan Indonesia, Oldemar menggocek tiga bek sebelum akhirnya menceploskan bola ke gawang.
Memasuki babak kedua, Indonesia mulai mampu keluar dari tekanan. Gol akhirnya tercipta di menit 54.
Umpan lambung dari sisi kanan oleh Welber Jardim mampu diselesaikan dengan baik oleh Arkhan Kaka.
Pemain setinggi 186 sentimeter itu berhasil menyundul bola ke gawang Panama yang dikawal Manuel Romero.
Dan, setelah sekian lama olahraga jantung, gol yang didoakan dan diperjuangkan itu tak pernah tercipta.
Hingga wasit membunyikan peluit panjang setelah 8 menit injury time, skor tak berubah 1-1.
Persaingan Sengit di Grup A
Dalam laga lain yang berlangsung di GBT, Senin sore, Ekuador U17 sukses menumbangkan Maroko dua gol tanpa balas.
Ini membuat Ekuador sementara memimpin klasemen dengan perolehan empat poin.
Di urutan kedua, ada Maroko yang mencatatkan tiga poin.
Adapun Indonesia menduduki peringkat ketiga dengan torehan dua poin, sama seperti Panama yang bercokol di posisi buncit.
Indonesia masih berpeluang lolos dari grup A. Hal itu disampaikan mantan bomber timnas Bambang Pamungkas.
Dia menyebut, seluruh kontestan masih berpeluang lolos.
Kuncinya ada pada laga terakhir kontra Maroko. "Indonesia masih bisa lolos jika di pertandingan terakhir meraih poin maksimal," ujarnya. (naz)
Editor : Mizan Ahsani