KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun - Kemenangan dipetik oleh PSM (Persatuan Sepak Bola Madiun) dalam Derby Mataraman yang tersaji di Stadion Wilis, Sabtu (9/12) sore.
PSM yang merupakan tim besutan Kodari Amir berhasil menundukkan Persinga (Persatuan Sepak Bola Ngawi) dengan skor 2-1.
Laga lanjutan Grup J Liga 3 Jatim antara PSM dan Persinga ini begitu sarat emosi.
Keunggulan PSM dibuka oleh Ridwan Pri Handoko melalui tendangan bebas pada menit ke-39.
Skor 1-0 bertahan hingga jeda babak pertama.
Setelah turun minum, PSM coba bermain terbuka. Beberapa kali serangan dibuat Ridwan Pri Handoko dkk.
Tapi, sayang peluang yang tercipta belum berbuah gol.
Petaka datang menghampiri PSM pada menit ke-73.
Melalui skema set piece, Slamet "Larso" Hariyadi berhasil menyamakan kedudukan 1-1 lewat sundulan.
Namun demikian, skor tersebut tak bertahan lama.
PSM kembali membuka keunggulan lima menit berselang melalui titik putih setelah Rizky Al Munawar dilanggar di kotak penalti.
Obet Rivaldo Yulius yang bertindak sebagai penendang berhasil menunaikan penalti.
Setelah itu, jalannya pertandingan berlangsung dengan tensi tinggi.
Beberapa insiden sempat terjadi di tengah laga. Bahkan, dua kartu merah mesti dikeluarkan wasit.
Masing-masing untuk ofisial Persinga dan gelandang PSM Obet Rivaldo.
Coach Kodari Amir mengaku pertandingan melawan Persinga begitu sulit.
Mereka tampil seoalah tanpa beban sehingga membuat timnya keteteran.
Namun demikian, dia mengapresiasi penampilan kipernya, Izzul Khaq Nur Sholikhudin yang bermain gemilang.
"Tapi, saya juga mengevaluasi banyaknya peluang yang kami ciptakan tapi tidak berbuah gol," ujarnya.
Meski begitu, dia mengaku bersyukur bisa menyapu bersih tiga laga yang ada di putaran pertama Liga 3 Jatim.
Selanjutnya, PSM hanya tinggal memastikan satu kemenangan saja untuk bisa lolos ke babak 28 besar.
"Ke depan, kekurangan yang ada akan kami benahi," ujarnya. (her)
Editor : Mizan Ahsani