NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun - Nasib Persinga di ujung tanduk. Klub besutan Sigit Wicaksono itu belum pernah menang sekalipun dari tiga laga awal Liga 3 Jatim 2023/2024.
Laskar Alas Ketonggo, julukan Persinga, ada di posisi ketiga klasmen sementara grup J Liga 3 Jatim dengan perolehan satu poin.
''Kami akan maksimalkan sisa pertandingan,'' kata pelatih Persinga Sigit Wicaksono, kemarin (10/12).
Sigit menyampaikan, kualitas pemain Persinga sejatinya tidak kalah dengan tim penghuni grup J. Baik PSM, Perseta Tulungagung 1970, maupun Arema Indonesia.
Namun, fakta di lapangan menyatakan bahwa Persinga sudah dua kali kalah dan sekali imbang sepanjang putaran pertama.
''Itu harus jadi pelajaran,'' ungkap Sigit.
Masih ada kemungkinan Persinga lolos. Tiga pertandingan di putaran kedua harus sapu bersih.
Namun, hal tersebut tampaknya berat. Lumbung gol Persinga, Slamet 'Larso' Hariyadi, absen di laga kontra Perseta 1970 dari Tulungagung pada Rabu (13/12) mendatang.
''Absen karena akumulasi kartu,'' terangnya.
Persinga punya Slamet Meduro. Menurut Sigit, permainan Slamet Meduro cukup bagus selama ini.
Pandai menciptakan peluang. Namun, masih kurang dalam eksekusi.
''Perlu fokus, ketenangan, dan konsentrasi," ujarnya.
Pemain belakang juga perlu dievaluasi. Konsentrasi pemain tak boleh kendor.
''Semua lini akan kami perbaiki untuk sisa pertandingan di grup J,'' ungkap Sigit.
Hasil buruk di tiga pertandingan awal tak boleh terulang. Terbaru, Persinga dibekuk PSM Madiun 1-2 pada Sabtu (9/12) lalu.
''Timnya itu kecolongan eksekusi bola mati, pertandingan-pertandingan selanjutnya kan lebih baik,'' pungkasnya. (sae/den)
Editor : Budhi Prasetya