Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Pil Pahit Jelang 8 Besar Liga 3 Jatim, PSM Madiun Dijatuhi Sanksi Asprov, Tiga Pemain Kena Skors Enam Bulan!

Mizan Ahsani • Sabtu, 27 Januari 2024 | 13:00 WIB
ABSEN: Mochamad Andri Setiawan, Ridwan Pri Handoko dan Rio Fernando Dwi Ardiansyah dikenai sanksi skorsing enam bulan oleh Komdis Asprov PSSI Jatim. (BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN)
ABSEN: Mochamad Andri Setiawan, Ridwan Pri Handoko dan Rio Fernando Dwi Ardiansyah dikenai sanksi skorsing enam bulan oleh Komdis Asprov PSSI Jatim. (BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN)

BOJONEGORO, Jawa Pos Radar Madiun – Pil pahit harus diterima PSM (Perserikatan Sepak Bola Madiun) menjelang bergulirnya babak 8 besar Liga 3 Jatim.

PSM harus menghadapi vonis Komisi Disiplin (Komdis) Asprov PSSI Jatim berupa denda sebesar Rp 12,5 juta.

Selain itu, sanksi juga diberikan kepada tiga pemain andalan Laskar Banteng Wilis -julukan PSM Madiun.

Mereka yakni Mochamad Andri Setiawan, Rio Fernando Dwi Ardiansyah, Ridwan Pri Handoko dan Novan Eka Prasetya.

Ketiga pemain dan asisten pelatih PSM tersebut diskorsing selama enam bulan. Mereka dianggap menggalar pasal 50 kode disiplin PSSI.

Manajer PSM Madiun Nono Djatikusumo mengatakan, sanksi tersebut diterima buntut dari kericuhan saat timnya melawan Persid Jember di babak 16 besar lalu.

Mereka dianggap mengintimidasi wasit Ismit Budi Asmoro asal Kota Kediri yang memimpin laga tersebut.

‘’Atas sanksi ini, kami mengajukan banding,’’ katanya kemarin (26/1).

Menurutnya, berkas memori banding beserta dokumen pendukungnya telah disampaikan ke Asprov.

Nono memastikan akan mengawal proses banding bersama tim hukum dari PSM Madiun.

‘’Kalau bandingnya ditolak, kami hanya punya sehari sebelum dimulainya babak 8 besar untuk melunasi denda,’’ ungkap mantan Ketua Askot PSSI Madiun tersebut.

Nono menilai sanksi yang diberikan oleh Asprov itu menjadi pukulan telak bagi klub. Karena dirinya harus kehilangan tiga pemain penting.

Ridwan misalnya. Dia adalah top skor tim sekaligus pemain senior bersama dengan Andri.

‘’Jadi, mau tidak mau nanti pelatih (Kodari Amir, Red) harus memainkan pemain cadangan menggantikan mereka yang terkena sanksi,’’ terangnya.

Dia berharap kualitas pemain pelapis seperti Mohammad Saifulloh, Muhammad Arya Pratama dan Rizky Dwi Nugraha bisa ditingkatkan untuk menggantikan peran Ridwan, Andri serta Rio Fernando.

Menurutnya, masih ada 1–2 hari untuk mempersiapkan diri sebelum menghadapi pertandingan perdana babak 8 besar melawan Persedikab Kediri.

‘’Semoga saja pemain pengganti yang dipercaya pelatih nanti bisa menunjukkan kemampuan terbaik mereka,’’ harap Nono. (her)

Editor : Mizan Ahsani
#pemain #sanksi #liga 3 jatim #madiun #8 besar #skors #psm