Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Sambut HUT ke-279 Pacitan, Desta Persembahkan Prestasi dari Dua Event Paragliding Internasional di Thailand

Nur Cahyono • Senin, 19 Februari 2024 | 16:31 WIB

 

MERAH PUTIH BERKIBAR: Desta mengibarkan bendera merah putih di kompetisi PGAWC 2024 Thailand. (ISTIMEWA)
MERAH PUTIH BERKIBAR: Desta mengibarkan bendera merah putih di kompetisi PGAWC 2024 Thailand. (ISTIMEWA)

PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun - Prestasi membanggakan ditorehkan atlet paralayang andalan Pacitan Aisyah Indika Desta Rahmadany.

Atlet paralayang asal Kebonagung, Pacitan, tersebut merebut dua penghargaan sekaligus.

Yakni dalam ajang Paragliding Accuracy World Cup atau PGAWC 2024 Thailand, serta Paragliding Accuracy Friendship Open (FAI CAT II) AFA Asian League 2024.

Dalam Kejuaraan PGAWC 2024 yang digelar di Nongkhai, Thailand, ini, gadis 20 tahun tersebut meraih juara di kelas women overall.

Desta -sapaan Aisyah Indika Desta Rahmadany- berada di posisi ketiga dengan nilai 19.

Nilainya hanya di bawah dua atlet asal China Zhongjing Gao dan Xiangyang Kong yang masing-masing menempati podium satu dan dua.

"Alhamdulillah, atlet Pacitan kembali berprestasi di tingkat internasional," ujar Wakil Ketua Federasi Aerosport Indonesia Pacitan Rina Susiantri, saat dihubungi via WhatsApp.

Sementara di event Paragliding Accuracy Friendship Open (FAI CAT II) AFA Asian League 2024 yang digelar di Thailand 15-18 Februari 2024, Desta menyabet gelar juara dua.

Gelar itu didapat di kategori Female Junior AFA Asian League 2024.

Dia berhasil menaklukkan medan dan mendarat dengan tepat dengan nilai 52 di bawah atlet tuan rumah Thailand.

"Ada dua event berkesinambungan, namun yang kedua ini lebih sulit karena lawanya senior, sedangkan dia junior, tapi alhamdulillah juara 3," tambahnya.

Desta yang merupakan atlet kelahiran Pacitan, 6 Desember 2001, tersebut juga merupakan salah satu atlet yang menjadi kandidat di pusat pelatihan daerah (Puslatda) Jatim.

Dia disiapkan Puslatda Jatim menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) mendatang.

"Doakan cukup biaya menuju Turki pada seri ke 3 nanti," tuturnya.

Dikonfirmasi terpisah, Desta mengatakan bahwa dua gelar juara dunia ini merupakan kado ulang tahun ke-279 Pacitan.

Hasil kejuaraan ini juga menambah koleksi gelar juara bagi Desta yang meraih medali di event yang sama pada tahun lalu.

"Deg-degan. Harus mempertahankan nilai di setiap round. Sedangkan dari 80 peserta, yang ikut round 8 hanya 20 peserta. Prestasi ini kami persembahkan untuk Pacitan," ujarnya. (hyo/naz)

Editor : Mizan Ahsani
#thailand #paragliding #paralayang #atlet #juara #internasional