Jawa Pos Radar Madiun - Kekalahan menyesakkan dialami Gregoria Mariska Tunjung di perempat final All England 2024 Kamis 15 Maret petang WIB.
Jorji kalah rubber set dari Akane Yamaguchi.
Hasil pertandingan Gregoria Mariska vs Akane Yamaguchi bisa jadi berpihak ke Jorji andai dia tidak diganggu flash penonton saat poin kritis di set ketiga.
Saat poin 18-20, Jorji memilih tidak melanjutkan memukul bola lantaran matanya terganggu flash penonton.
Jorji lantas protes ke wasit, namun tak digubris. Jorji pun down dan sempat menangis.
Meski masih mau melanjutkan pertandingan, Jorji akhirnya kalah.
Jorji kalah rubber set 10-21, 22-20, 18-21.
"Memang sesuai aturan atlet tak boleh menghentikan permainan walaupun ada flash kamera yang mengganggu," tulis mantan atlet badminton timnas Yuni Kartika di akun Instagram pribadinya.
Sontak, netizen Indonesia menyerbu akun Instagram BWF karena menilai wasit tidak fair.
"So low grade organization. They are just unable to prevent using flashes. Bad umpire also and uneducated people who flashing on Jorji," tulis akun @sysfiyolla.
"Negara saja yang maju tapi penontonnya norak," tambah akun @clarycly.
Sementara, di pantai lain yang telah menyelesaikan pertandingan, ganda campuran Dejan/Gloria kalah dari Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong. (isd)
Editor : Wawan Isdarwanto