Jawa Pos Radar Madiun - Red Sparks memiliki tembok tangguh pada diri Jeong Ho-young.
Namun, blocker terbaik babak reguler liga voli Korea putri musim ini ternyata bukan dia.
Blocker terbaik hingga babak reguler musim ini menyelesaikan seluruh pertandingan adalah Choi Jeong-min dari IBK Altos.
Choi Jeong-min musim ini telah memainkan total 139 set dalam 36 game dengan rata-rata 0,827 blok per set.
Middle blocker IBK Altos itu mengungguli Yang Hyo-jin (Hyundai Hillstate, 0,773) dan Jeong Ho-young (Red Sparks, 0,654).
Ini merupakan capaian terbaik Jeong-min selama 4 tahun karirnya di liga voli putri Korea.
Sebagai seorang middle blocker, postur Choi Jeong-min sejatinya kurang ideal. Tingginya hanya 180 cm. Lebih pendek 10 cm dari Yang Hyo-jin dan Jeong Ho-young.
Namun, dia mampu membuktikan bahwa tinggi badan bukan masalah.
"Sebenarnya, saya tidak pernah berpikir akan menempati peringkat pertama bloki sebelum musim ini dimulai," ujarnya kepada wartawan usai laga kontra Red Sparks 17 Maret lalu.
"Saya punya banyak kekurangan di bagian ofensif, jadi saya ingin membantu memblokir," imbuhnya.
Choi Jeong-min mengaku akan memperbaiki kekurangannya di aspek lain menyongsong kompetisi musim depan.
"Sekarang, saya akan mempersiapkan diri dengan baik untuk musim depan dan berlatih agar bisa meraih hasil yang lebih baik,” ujarnya.
IBK Altos musim ini hanya finis di peringkat 5 dengan poin 51. Capaian kurang maksimal itu tidak terlepas dari absennya setter utama Pornpun Guedpard di putaran 6.
Kendati demikian, capaian tersebut lebih baik dibanding musim lalu. Kala itu, IBK Altos hanya mampu finis di urutan 6. (isd)
Editor : Wawan Isdarwanto