KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – PSM Madiun mulai mempersiapkan diri menghadapi Liga 3 Nasional. Sesuai rencana, Ridwan Pri Handoko dkk mulai menggelar latihan Senin (15/4).
Ada beberapa faktor yang membuat manajemen buru-buru menggelar latihan setelah Lebaran.
Salah satunya, performa pemain sempat terputus di tengah jalan setelah mengikuti Liga 3 Jatim. Karena itu, pelatih dituntut harus bisa mengembalikan kondisi fisik para pemain lagi.
Di sisi lain, kompetisi Liga 3 Nasional sudah mulai bergulir.
PSSI telah menetapkan jadwal perdana PSM pada 30 April mendatang melawan Bandar Sulteng FC di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jogjakarta.
‘’Selama bulan puasa lalu para pemain berlatih masing-masing di rumah,’’ kata coach PSM Madiun Kodari Amir.
Toh, latihan setelah Lebaran juga dianggap coach Amir menguntungkan.
Sebab, tim pelatih, pemain, hingga staf ofisial bisa merayakan Lebaran bersama keluarga.
Meski begitu, bukan berarti pihaknya bisa bersantai.
Selama libur, mereka bersama manajemen mengevaluasi penampilan tim termasuk telah mencari tambahan pemain anyar.
‘’Ada sekitar 7-8 pemain baru yang kami daftarkan ke PSSI,’’ ujarnya.
Dia berharap, tambahan pemain di berbagai posisi itu bisa menambal kekurangan yang sempat mereka alami saat menjalani Liga 3 Jatim lalu.
Amir juga tak mau sesumbar dengan seberapa besar potensi peluang lolos ke babak 32 besar.
‘’Karena semua tim ini bagus semua. Mereka adalah wakil-wakil dari provinsinya masing-masing,’’ terangnya.
Sementara itu, el capitano PSM Fa'it Alfin Rosadin mengaku sudah siap menghadapi Liga 3 Nasional.
Selama Ramadan lalu, dirinya berlatih mandiri di rumah. Dia berharap, setelah Lebaran nanti para pemain sudah bisa langsung klop ketika berlatih di Madiun.
‘’Yang dipersiapkan tentu kondisi kesehatan ya. Sehingga, nanti ketika sudah mulai latihan tidak ketinggalan jauh dari pemain lainnya,’’ jelas pemain 22 tahun itu. (mg1/her)
Editor : Mizan Ahsani