Jawa Pos Radar Madiun – Kedatangan tim Red Spark di Jakarta untuk melakoni laga persahabatan melawan Indonesia All Star menjadi sorotan sejumlah media Korea.
The Spike, salah satu media lokal Korea, menyebut tim Red Sparks mengalami peningkatan popularitas luar biasa di Indonesia.
Itu tidak terlepas dari peran Megawati Hangestri yang di V-League musim lalu berseragam Red Sparks.
Kehadiran Mega dinilai tidak hanya meningkatkan performa tim, namun juga menarik minat fans Indonesia.
Channel YouTube resmi Red Sparks pun mengalami lonjakan subsriber lebih dari 200 ribu.
Sebelum Mega bergabung, jumlah subscriber kanal YouTube resmi Red Sparks kurang dari 30 ribu. Namun, kini sudah mencapai 240 ribu. ‘’Berkat Mega, awareness tim Red Sparks juga meningkat signifikan,’’ tulis The Spike.
The Spike juga menggambarkan bagaimana saat tim Red Sparks menjalani sesi konferensi pers 17 April lalu. ‘’Mega menjadi pusat perhatian, tapi minat terhadap pemain seperti Park Hye-min, Park Eun-jin, dan Yeom Hye-sun juga kuat,’’ tulis The Spike.
“Saya merasakan antusiasme fans Indonesia secara tidak langsung melalui YouTube, tapi lebih luar biasa lagi bisa merasakannya secara langsung di sini,’’ lanjut The Spike mengutip pernyataan pelatih Ko Hee-jin.
Sementara, middle blocker Red Sparks Park Eun-jin mengaku sedikit gugup hendak bertanding di stadion berkapasitas 16.000 orang (Indonesia Arena).
‘’Saya bermain di stadion sebesar itu di Olimpiade Tokyo 2020. Tapi saat itu tidak ada penonton (karena pandemi Covid-19). Jujur saya sedikit takut dan gugup,’’ ucapnya.
‘’Saya akan melakukan yang terbaik dan menunjukkan semua yang saya bisa kepada fans di Indonesia,” imbuhnya.
Laga eksibisi Red Spakrs melawan Indonesia All Star menandai bergulirnya kompetisi Proliga 2024 bakal digelar pada Sabtu 20 April mendatang di Indonesia Arena, Jakarta.
Red Sparks dipastikan tampil full team, minus Lee So-young yang kini membela IBK Altos.
Sedangkan Indonesia All Star diperkuat sejumlah pevoli putri populer tanah air seperti Yolla Yuliana, Shella Bhernadeta, dan Wilda Nurfadhilah. (isd)
Editor : Wawan Isdarwanto