Jawa Pos Radar Madiun - Fans Red Sparks diliputi perasaan yang campur aduk. Kehadiran kembali Megawati Hangestri di tim tersebut tentu menggembirakan.
Namun di sisi lain, fans juga bersedih.
Itu karena satu pemain senior yang turut berjasa mengantar Red Sparks ke babak play off Liga Voli Korea memutuskan pensiun.
Pemain tersebut yakni Han Song-yi. Atlet voli profesional Korea ini pensiun setelah 22 tahun menjalani karir profesional.
Red Sparks mengumumkan bahwa Han Song-yi pensiun setelah musim 2023-2024.
Kemudian akan mengadakan upacara pensiun untuk Han Song-yi dengan para penggemar saat pertandingan pembukaan musim 2024-2025.
Perjalanan Karir Han Song-yi
Han Song-yi bergabung dengan Korea Expressway Hi Pass lewat draft pendatang baru tahun 2002.
Itu tepat saat ia hendak lulus dari Sekolah Menengah Putri Hanil Jeonsan.
Hebatnya, Han Song-yi langsung memenangkan penghargaan Super League Rookie of the Year pada musim 2002-2003.
Lama berseragam Hi Pass, Han Song-yi menyeberang ke Heungkuk Life Pink Spiders pada 2008, lalu ke GS Caltex pada 2011.
Ia kemudian bergabung dengan Red Sparks sejak 2017 hingga kini.
Semula, Han Song-yi menjalankan peran yang lebih ofensif.
Pada musim 2007-2008, ia bahkan sempat menyabet gelar pemain paling produktif.
Namun setelah bergabung dengan Red Sparks, ia menjelma menjadi middle blocker.
Keputusan beralih posisi itu tak ia sesali.
Ia pernah masuk daftar 7 pemain terbaik selama dua musim berturut-turut pada musim 2019-2020 dan 2020-2021.
Han Song-yi juga bermain untuk tim nasional.
Ia berkontribusi besar pada babak semifinal Olimpiade London 2012 yang kala itu dipimpin pelatih Kim Hyeong-sil.
"Saya senang dengan cinta yang saya terima dari tim (Red Sparks) selama tujuh tahun terakhir," ujarnya.
Laga Han Song-yi melawan Indonesia All Stars merupakan yang terakhir kali dirinya berseragam Red Sparks.
Terima kasih, Han Song-yi! (naz)
Editor : Mizan Ahsani