Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Komentar Pelatih Guinea U-23 usai Timnya Bekuk Indonesia, Sebut Garuda Muda Sulit Dikalahkan

Wawan Isdarwanto • Jumat, 10 Mei 2024 | 14:15 WIB
Kaba Diawara.
Kaba Diawara.

Jawa Pos Radar Madiun - Pupus sudah impian timnas Indonesia U-23 lolos Olimpiade Paris 2024.

Pada pertandingan play off tadi malam (Kamis malam 9 Mei 2024 WIB) Garuda Muda kalah 0-1 dari Guinea lewat penalti kontroversial di menit 29.

Bagaimana kometar pelatih Guinea setelah pertandingan?

Pelatih Guinea U-23 Kaba Diawara mengakui timnas Indonesia sulit dikalahkan.

"Itu sulit. Kami tahu ini akan sulit, tapi kami juga tidak membuat pertandingan menjadi mudah karena kami memiliki banyak peluang (di babak pertama). Baik dengan tim senior maupun tim muda, masalahnya sama, efisiensi," ucap Diawara usai laga dikutip dari Foot 224.

Menurut dia, Guinea seharusnya bisa menang 3-0 atas Indonesia jika beberapa peluang bisa dikonversi menjadi gol.

"Kami harusnya mampu mengakhiri pertandingan dengan keunggulan 3-0. Sektor depan harus membuat perubahan nyata. Karena kami berangkat ke olimpiade dengan tim-tim besar, jadi kalau kita bersantai-santai, kita berisiko mendapat masalah besar," imbuhnya.

Diawara mengapresiasi perjuangan para pemainnya hingga berhasil lolos ke Olimpiade 2024.

"Kami harus menikmatinya. Kami telah menempuh perjalanan yang panjang. Kami harus memberikan penghormatan kepada para pemain yang berhasil meraihnya Itu tidak mudah, kami bekerja keras untuk mendapatkan itu,'' ujarnya.

"Ini akan menjadi dua kali Guinea berpartisipasi di Olimpiade. Kami akan mencoba maju ke sana untuk pergi sejauh mungkin. Dengan generasi ini, kami di sini untuk menciptakan sejarah, dan saya pikir kami sedang melakukan hal itu," pungkasnya.

Secara permainan, pada laga tadi malam sebenarnya Indonesia tidak kalah dari Guinea.

Penguasaan bola Indonesia lebih tinggi, yakni 51 berbanding 49 persen.

Garuda Muda juga mencatat operan lebih banyak yakni 320 berbanding 310.

Indonesia hanya kalah dalam jumlah shoot yakni 18 besar berbanding 9. Dari jumlah itu, shoot on target tercatat 4 berbanding 1. (isd)

Editor : Wawan Isdarwanto
#Komentar #Garuda Muda #guinea #timnas indonesia #Olimpiade paris