Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Manga Haikyuu Bikin Voli Semakin Populer di Jepang, Atlet Timnas Akui Terinspirasi

Mizan Ahsani • Senin, 20 Mei 2024 | 19:11 WIB
Ilustrasi anak muda Jepang membaca manga Haikyuu!! (ANTARA)
Ilustrasi anak muda Jepang membaca manga Haikyuu!! (ANTARA)

Jawa Pos Radar Madiun - Manga dan serial animasi Haikyuu!! kian diminati di berbagai belahan dunia.

Popularitas manga bertemakan voli tersebut juga terus meningkat di Jepang.

Bahkan kabarnya, Haikyuu!! secara langsung memberikan dampak positif terhadap meningkatnya pamor olahraga voli di Negeri Matahari Terbit.

Hal itu diungkapkan oleh Masahiro Yanagida, kapten Timnas Voli Putra Jepang 2018-2021.

Ia menyebut, semakin banyak anak muda yang tertarik menggeluti voli.

Muncul banyak atlet muda berbakat di Jepang berkat manga yang segera merilis secara global film terbarunya berjudul Haikyuu!!: The Dumpster Battle tersebut.

Bahkan tercatat, keanggotaan klub voli putra SMA di Jepang nak tajam dari 35.000 pada tahun 2012 menjadi lebih dari 50.000 pada tahun ini.

"Saya sendiri memiliki semua volume manga-nya. Saya benar-benar terpikat pada penggambaran olahraga voli yang cukup realistis di manga dan anime Haikyuu!!,” kata Yanagida, Senin (20/5).

Diketahui, cerita Haikyuu!! berpusat pada tokoh Hinata Shoyo yang memiliki perawakan kecil, namun ia bertekad menjadi seorang atlet voli profesional.

Perjalanannya yang menantang dimulai dari membela tim sekolah Karasuno, bersama teman-temannya.

Manga Haikyuu!! sendiri sudah terjual 60 juta kopi sejak diluncurkan pada tahun 2012.

Sementara, film Haikyu!!: The Dumpster Battle telah meraih 10 miliar yen atau setara USD 65 juta di box office Jepang.

Popularitas olahraga voli di Jepang juga tidak lepas dari kiprah tim putra dan putrinya selama lebih dari 50 tahun terakhir.

Prestasi terkenal dari tim putri Jepang adalah saat mereka mengalahkan Uni Soviet dalam final Olimpiade Tokyo 1964, sementara tim putra meraih medali emas Olimpiade Munich 1972.

Sejak saat itu, tim putri tampil lebih baik, dengan memenangkan perunggu di Olimpiade London 2012, meski mereka belum lolos ke Paris.

Adapun tim putra bisa dibilang mengalami stagnasi selama bertahun-tahun.

Titik balik terjadi ketika para pemain seperti Ran Takahashi dan Yuki Ishikawa terjun ke liga top Italia, seiring dengan transformasi tim sejak kedatangan pelatih Prancis Philippe Blain, 2017 lalu.

Tahun lalu, skuad putra finis ketiga di Volleyball Nations League (VNL) sekaligus menandai medali putra pertama di turnamen internasional besar dalam 46 tahun.

Kini, tim voli putra Jepang menduduki peringkat keempat secara global menjelang Olimpiade Paris 2024.

"Mereka sekarang berada pada level yang berbeda yang tidak pernah saya impikan pada zaman kita," kata Yanagida. (naz)

Editor : Mizan Ahsani
#Jepang #manga #atlet #anime #haikyuu #timnas #film #voli